Kondisi Jalan Rusak Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses Wakil Ketua DPRD Jember
- 14 Juli 2026
- Dibaca 39 Kali
Bagikan Via:
Kondisi Jalan Rusak Dominasi Aspirasi Warga dalam Reses Wakil Ketua DPRD Jember
JEMBER, 14 Juli 2026 – Infrastruktur jalan desa yang mengalami kerusakan menjadi sorotan utama dalam agenda reses Masa Persidangan II Tahun 2026 yang digelar oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Jember, Widarto, di Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Panti, Selasa, 14 Juli 2026.
Dalam pertemuan tersebut, warga setempat menyampaikan keluhan mendalam terkait kondisi akses jalan yang menghambat aktivitas ekonomi dan mobilitas masyarakat sehari-hari. Mereka berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah nyata untuk melakukan perbaikan demi kelancaran arus transportasi warga desa.
Menanggapi keluhan tersebut, Widarto menegaskan bahwa perbaikan infrastruktur dasar merupakan prioritas yang harus segera diselesaikan. Menurutnya, kondisi jalan yang baik adalah urat nadi penggerak ekonomi, pendidikan, hingga pelayanan kesehatan di tingkat desa.
"Reses ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan mendesak. Infrastruktur jalan adalah kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan kesejahteraan warga. Seluruh aspirasi ini akan kami bawa dan perjuangkan dalam pembahasan bersama pemerintah daerah," ujar politisi tersebut di hadapan para warga.
Selain masalah infrastruktur, dialog dalam reses tersebut juga mengungkap sejumlah isu krusial lainnya. Warga menyoroti efektivitas pelayanan kesehatan melalui program Universal Health Coverage (UHC), akses beasiswa bagi siswa kurang mampu, hingga permasalahan klasik terkait kelangkaan dan distribusi pupuk bersubsidi bagi para petani di Kecamatan Panti.
Widarto menyatakan komitmennya untuk terus mengawal berbagai program strategis pemerintah yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Ia menyebut beberapa program yang menjadi perhatian fraksinya, seperti Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), serta keberlanjutan program UHC dan pendidikan.
"Kami akan memberikan dukungan penuh terhadap kebijakan yang berpihak kepada rakyat. Namun, jika dalam implementasinya ditemukan kendala atau praktik yang merugikan warga, kami tidak akan segan mendorong evaluasi dan perbaikan sistemik," tegasnya.
Mengakhiri pertemuan tersebut, Widarto mengajak masyarakat untuk tidak pasif. Ia mendorong warga agar terus proaktif mengawasi setiap jalannya program pembangunan di wilayah masing-masing. Menurutnya, partisipasi aktif warga dalam melaporkan persoalan di lapangan sangat krusial agar kebijakan pemerintah dapat tepat sasaran dan memberikan dampak nyata yang dirasakan langsung oleh masyarakat luas.
Agenda reses ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk menjaga komunikasi yang intensif antara konstituen dan wakil rakyat guna memastikan setiap aspirasi warga Desa Dukuh Mencek mendapat tindak lanjut yang konkret dari pihak eksekutif. (rcx)