Oleh : Kecamatan Gumukmas
FKM UNEJ Terjunkan Puluhan Mahasiswa: Aksi Nyata Kesehatan Masyarakat di Desa Mayangan dan Kepanjen, Praktik Belajar Lapangan 2025/2026 Jadi Ujung Tombak Pengabdian Kampus
- 02 Desember 2025
- Dibaca 329 Kali
Bagikan Via:
FKM UNEJ Terjunkan Puluhan Mahasiswa: Aksi Nyata Kesehatan Masyarakat di Desa Mayangan dan Kepanjen, Praktik Belajar Lapangan 2025/2026 Jadi Ujung Tombak Pengabdian Kampus
PPID_GUMUKMAS, 02 Desember 2025 – Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Jember (UNEJ) kembali hadir di Kecamatan Gumukmas untuk menunjukkan komitmennya dalam Praktik Belajar Lapangan (PBL) tahun akademik 2025/2026 di Desa Mayangan dan Kepanjen, dengan jumlah mahasiswa yang ikut PBL ada 19 mahasiswa yang terbagi dalam dua kelompok.
Kegiatan PBL yang berlangsung selama empat minggu ini dipusatkan di dua wilayah strategis: Desa Mayangan dan Desa Kepanjen, yang berada di Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. Serah terima mahasiswa dilakukan di Pendopo Praja Mukti Kecamatan Gumukmas pada pukul 09.00 WIB, yang dihadiri oleh Camat Gumukmas dalam hal ini diwakili oleh Sekcam Gumukmas Sujirman, S.IP., Dosen Pembimbing PBL Dr. Leersia Yusi Ratnawati, S.KM., M.Kes, Kepala UPT Puskesmas Gumukmas dr. Halimah Arvi, Kapolsek Gumukmas Iptu Edi Santoso, SH., Danramil 0824/20 di wakili batiwanwil Serma I Made K, Kepala Desa Kepanjen diwakili oleh Kasi Kesra Rahmat, Kepala Desa Mayangan diwakili oleh Sekdes Nursinta dan perwakilan TP3S Desa .
Dosen Pembimbing PBLYusi yang hadir, dalam sambutannya menyatakan bahwa PBL merupakan implementasi teori yang diperoleh di bangku kuliah ke dalam masalah kesehatan riil di masyarakat. "PBL adalah wujud nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi kami, khususnya dalam pengabdian kepada masyarakat. Kami berharap mahasiswa mampu mengidentifikasi isu kesehatan yang mendesak, seperti stunting, sanitasi lingkungan, atau penyakit tidak menular (PTM), dan merancang intervensi program yang aplikatif serta berkelanjutan," ujar beliau.
Mahasiswa akan melalui beberapa tahapan utama selama di lokasi:
1. Analisis Situasi: Pengumpulan data primer dan sekunder terkait status kesehatan, gizi, dan lingkungan desa.
2. Prioritas Masalah: Menentukan isu kesehatan utama yang akan diintervensi melalui Musyawarah Masyarakat Desa (MMD).
3. Intervensi Program: Pelaksanaan program-program seperti penyuluhan gizi, pembangunan fasilitas cuci tangan, atau sosialisasi pencegahan demam berdarah.
Keunikan PBL FKM UNEJ kali ini adalah adanya kolaborasi yang kuat antara mahasiswa Kesehatan Masyarakat Puskesmas. Mahasiswa Kesehatan Masyarakat dalam PBL ini fokus pada aspek epidemiologi, promosi kesehatan, dan manajemen program.
Perwakilan Kepala Desa Mayangan dan Kepanjen menyambut baik kedatangan para mahasiswa. "Kami berterima kasih atas kepercayaan FKM UNEJ memilih desa kami. Kami berharap ilmu dan semangat muda mahasiswa dapat menjadi pemicu bagi perubahan perilaku hidup sehat di masyarakat kami," ungkapnya.
PBL yang dilaksanakan sekitar 40 hari ini diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman belajar yang berharga bagi mahasiswa, tetapi juga meninggalkan dampak positif yang signifikan dan berkelanjutan dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat di Desa Mayangan dan Desa Kepanjen Kecamatan Gumukmas Kabupaten Jember.