logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Ledokombo

Forkopimca Ledokombo Terjunkan Tim Gabungan Kawal Battle Mini Sound di Desa Slateng

  • 10 Juli 2026
  • Dibaca 16 Kali
Bagikan Via:
forkopimca-ledokombo-terjunkan-tim-gabungan-kawal-battle-mini-sound-di-desa-slateng-20260711

Forkopimca Ledokombo Terjunkan Tim Gabungan Kawal Battle Mini Sound di Desa Slateng

JEMBER, 10 JULI 2026 – Guna memastikan ruang kreativitas masyarakat berjalan aman dan nyaman, Pemerintah Kecamatan Ledokombo bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) menggelar Apel Pelayanan Pengamanan Battle Mini Sound dan Party Festival di Desa Slateng, Jumat 10 Juli 2026 malam.

Langkah strategis yang dimulai pukul 19.30 WIB ini mengedepankan pendekatan humanis untuk menjamin seluruh rangkaian acara hiburan rakyat tersebut berlangsung kondusif.

Apel bersama ini dipimpin langsung oleh jajaran Muspika Ledokombo, yang dihadiri oleh Camat Ledokombo Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, S.STP., M.Si., Danramil Ledokombo Kapten Arm Abdul Azis, serta Kapolsek Ledokombo Iptu Andrias Suryo Rubedo, S.H.

Sebanyak puluhan personel gabungan diterjunkan dalam pengamanan ini. Komposisi pasukan terdiri atas 10 personel Polsek Ledokombo, 8 personel Koramil Ledokombo, 6 personel Satpol PP Kecamatan Ledokombo, 10 anggota Linmas Desa Slateng, serta 10 personel Pengamanan Terate (Pamter) PSHT Ranting Ledokombo. Sinergi lintas unsur ini menjadi bukti nyata komitmen pelayanan terbaik untuk masyarakat.

Camat Ledokombo, Nino Eka Putra Wahyu Ramadhonni, menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh kegiatan positif masyarakat, sepanjang tetap mematuhi regulasi dan mengutamakan ketertiban umum.

"Battle Mini Sound dan Party Festival ini adalah wujud kreativitas masyarakat yang patut kita apresiasi. Namun, keberhasilan acara tidak hanya diukur dari kemeriahannya, melainkan dari kemampuan kita menjaga keamanan dan kenyamanan bersama," ujar Nino.

Nino juga memberikan apresiasi tinggi terhadap soliditas TNI, Polri, Satpol PP, Linmas, Pamter PSHT, hingga Pemerintah Desa Slateng yang telah berkolaborasi sejak tahap persiapan. Menurutnya, gotong royong ini adalah modal utama stabilitas wilayah.

Petugas pengamanan diwajibkan tetap bersiaga di titik-titik rawan hingga acara benar-benar usai, termasuk mengantisipasi kepadatan arus saat masyarakat mulai meninggalkan lokasi. Berkat koordinasi yang matang antara aparat, panitia, dan kesadaran tinggi dari pengunjung, seluruh rangkaian acara hingga malam hari terpantau berjalan aman, tertib, dan lancar. (yus)

Galeri Foto