Genjot Mutu Pendidikan, Dispendik Jember Gelar Bimbingan TKA Massal
- 25 Maret 2026
- Dibaca 148 Kali
Bagikan Via:
Genjot Mutu Pendidikan, Dispendik Jember Gelar Bimbingan TKA Massal
JEMBER, 25 MARET 2026 - Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Jember menggelar bimbingan Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) di seluruh wilayah Jember. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember dalam meningkatkan standarisasi dan kualitas mutu pendidikan daerah.
Kegiatan yang berlangsung pada pertengahan Maret 2026 ini melibatkan seluruh Kepala Sekolah dan Ketua Gugus se-Kabupaten Jember. Selain penguatan materi akademik, forum ini difokuskan sebagai ruang sinergi antar-pemangku kepentingan pendidikan.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Arief Tjahyono, menyatakan bahwa program ini memiliki visi yang lebih luas daripada sekadar pencapaian nilai siswa di atas kertas.
"Bimbingan TKA ini bukan hanya tentang materi dan persiapan akademik. Ini juga menjadi ajang silaturahmi. Kita bisa bertukar pengalaman, memperkuat sinergi, dan membangun semangat bersama dalam memajukan pendidikan," ujar Arief dalam keterangannya, Rabu 25 Maret 2026.
Arief menekankan bahwa di bawah semangat "Jember Baru, Jember Maju", pihaknya mengedepankan pendekatan pengelolaan pendidikan yang lebih humanis. Menurutnya, keberhasilan pendidikan nasional sangat bergantung pada kekuatan kolaborasi antar-pimpinan satuan pendidikan.
Dalam pelaksanaannya, para peserta tidak hanya menerima pemaparan materi satu arah. Dispendik membuka ruang diskusi kelompok dan simulasi pembelajaran guna memetakan tantangan serta solusi yang dihadapi di lapangan.
"Keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan kemampuan siswa mengerjakan soal, tapi juga kekuatan kolaborasi antarpendidik," tambahnya.
Di lokasi yang sama, Kepala SDN Pancakarya 3, Mohamad Hanafi, menyambut positif inisiatif tersebut. Ia menilai forum diskusi lintas sekolah ini memberikan perspektif baru dalam menghadapi kompleksitas tantangan dunia pendidikan saat ini.
"Kami tidak hanya mendapatkan materi TKA, tetapi juga inspirasi dan semangat baru dari rekan-rekan kepala sekolah lainnya," kata Hanafi.
Senada dengan Hanafi, sejumlah ketua gugus menilai komunikasi intensif ini akan berdampak langsung pada efektivitas koordinasi program pendidikan di tingkat akar rumput (grassroots).
Sebagai bagian dari keterbukaan publik, Dispendik Jember juga membuka kanal pengaduan dan saran bagi masyarakat melalui media sosial resmi serta platform Wadul Gus’e. Hal ini dilakukan untuk membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan adaptif.
Ke depan, Dispendik berkomitmen untuk menjadikan kegiatan penguatan kompetensi ini sebagai agenda berkelanjutan, guna mencetak generasi unggul yang siap bersaing di masa depan. (hz)