Giat PSN di RT 02 RW 05, Lurah Tegalgede Ajak Warga Perkuat Pencegahan DBD
- 10 April 2026
- Dibaca 163 Kali
Bagikan Via:
Giat PSN di RT 02 RW 05, Lurah Tegalgede Ajak Warga Perkuat Pencegahan DBD
JEMBER, 10 April 2026 – Upaya pencegahan penyakit demam berdarah dengue (DBD) terus digencarkan melalui kegiatan Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) di wilayah RT 02 RW 05, Jalan Tawangmangu Dam 3, Kelurahan Tegalgede, Jumat (10/4/2026). Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini melibatkan unsur pemerintah kelurahan, tenaga kesehatan, serta kader posyandu dan masyarakat setempat.
Hadir dalam kegiatan tersebut Lurah Tegalgede Shierley Aisyah, ST, MM, Sekretaris Kelurahan Suripto, bersama sejumlah staf kelurahan. Turut mendampingi Bidan Wilayah Ike Sulistiyani, A.Md, Keb, perawat Pustu, serta kader Posyandu Catleya 72 yang berperan aktif dalam pelaksanaan di lapangan.
Sejak pagi hari, petugas dan warga menyisir lingkungan rumah, memeriksa tempat-tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, seperti bak mandi, talang air, hingga wadah penampungan air lainnya. Selain itu, dilakukan pula edukasi langsung kepada warga terkait pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan menerapkan 3M Plus, yakni menguras, menutup, dan mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air.
Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran aktif masyarakat dalam menjaga lingkungan agar tetap bersih dan sehat. Ia mengajak seluruh warga untuk tidak hanya mengandalkan kegiatan PSN yang bersifat berkala, tetapi juga menjadikannya sebagai kebiasaan sehari-hari.
“Kegiatan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran bersama dari seluruh warga. Dengan lingkungan yang bersih, kita dapat mencegah penyebaran penyakit, khususnya DBD,” ujarnya.
Sementara itu, Bidan Wilayah Ike Sulistiyani menambahkan bahwa PSN merupakan langkah efektif dalam menekan angka kasus DBD, terutama saat musim penghujan yang rawan berkembangnya nyamuk Aedes aegypti.
Kegiatan PSN berlangsung dengan penuh semangat dan gotong royong dari masyarakat. Hingga kegiatan selesai, situasi berjalan lancar dan kondusif, serta diharapkan mampu meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan demi kesehatan bersama.