logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Gotong Royong Perbaiki Akses Utama Kelurahan Gebang, Bukti Pelayanan Publik Tak Hanya Prosedur

  • 08 April 2026
  • Dibaca 174 Kali
Bagikan Via:
gotong-royong-perbaiki-akses-utama-kelurahan-gebang-bukti-pelayanan-publik-tak-hanya-prosedur-20260409

Gotong Royong Perbaiki Akses Utama Kelurahan Gebang, Bukti Pelayanan Publik Tak Hanya Prosedur

JEMBER, 08 APRIL 2026 - Semangat gotong royong kembali menemukan relevansinya dalam praktik nyata di Kelurahan Gebang. Di tengah sarana dan kondisi infrastruktur yang mulai rapuh, seluruh staf kelurahan justru memilih turun tangan langsung, memperbaiki jalan pintu keluar kantor yang ambrol dan berpotensi membahayakan. 

Bukan sekadar kerja bakti biasa, kegiatan ini mencerminkan cara pandang aparatur pemerintah tingkat bawah dalam memaknai tanggung jawab tidak menunggu, tetapi bergerak. Sejak pagi hari, Para pegawai, tanpa sekat jabatan, tampak larut dalam aktivitas fisik yang jarang mereka lakukan sehari-hari. 

Dengan peralatan sederhana, mereka menata kembali struktur tanah yang longsor, memperkuat bagian yang ambles, dan memastikan jalur tersebut kembali aman dilalui. Tidak ada kesan formalitas dalam kegiatan ini, yang terlihat justru spontanitas dan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan.

Kondisi jalan yang ambrol sebelumnya memang menjadi perhatian serius,  sebagai akses utama keluar masuk kantor kelurahan, kerusakan tersebut bukan hanya mengganggu mobilitas, tetapi juga menyimpan potensi risiko kecelakaan.

Dalam konteks ini, langkah cepat yang diambil menjadi penting, sekaligus menunjukkan bahwa respons terhadap persoalan publik tidak selalu harus menunggu mekanisme panjang.

Lurah Gebang, Nanang Suwono, memandang kerja bakti ini sebagai bentuk tanggung jawab kolektif yang tidak bisa ditunda. Ia menegaskan bahwa tindakan segera diperlukan agar kerusakan tidak meluas. 

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap keselamatan bersama. Jika tidak segera diperbaiki, kerusakan bisa semakin meluas dan membahayakan warga maupun pegawai,” ujarnya, Rabu 08 April 2026.

Lebih jauh, Nanang menuturkan, kegiatan ini juga bermakna kebersamaan dalam lingkungan kerja pemerintahan, khususnya di Pemerintahan kelurahan Gebang. Di saat sebagian pekerjaan administratif sering kali berjalan secara prosedural, kerja bakti menghadirkan kolaborasi yang nyata.

"Momen seperti ini penting untuk menjaga kebersamaan internal sekaligus memperkuat semangat pelayanan," kata Nanang.

Hal senada disampaikan Sekretaris Kelurahan Gebang, Ketut Budiasa. Menurutnya, gotong royong bukan sekadar tradisi, tetapi bagian dari budaya kerja yang perlu terus dipelihara. Dalam situasi tertentu, pendekatan kolektif justru lebih efektif dibandingkan menunggu intervensi dari luar.

“Kami ingin memastikan lingkungan kantor tetap aman dan nyaman. Dengan kerja sama seperti ini, segala persoalan bisa diatasi lebih cepat,” ucapnya.

Dari sudut pandang yang lebih luas, apa yang dilakukan oleh Kelurahan Gebang sebagai cerminan ketahanan sosial di tingkat lokal. Ketika fasilitas publik menghadapi kerusakan, respons yang muncul tidak melulu berupa keluhan atau ketergantungan pada pihak lain, melainkan inisiatif untuk memperbaiki secara mandiri. 

Perbaikan jalan pintu keluar ini memang terlihat sederhana, tetapi cukup signifikan. Selain meningkatkan keamanan akses, langkah tersebut juga mengurangi potensi risiko yang bisa berdampak lebih besar di kemudian hari. 

Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pelayanan publik tidak hanya diukur dari program besar, tetapi juga dari kepekaan terhadap persoalan kecil yang langsung dirasakan masyarakat. (yud)

Galeri Foto