logo ppid jember kim
Oleh : Bagian Kesejahteraan Rakyat

Guru Ngaji Arjasa dan Jelbuk Sambut Antusias Insentif dari Pemkab Jember

  • 13 April 2026
  • Dibaca 160 Kali
Bagikan Via:
guru-ngaji-arjasa-dan-jelbuk-sambut-antusias-insentif-dari-pemkab-jember-20260414

Guru Ngaji Arjasa dan Jelbuk Sambut Antusias Insentif dari Pemkab Jember

JEMBER, 13 APRIL 2026 – Penyaluran insentif guru ngaji yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Jember di Kecamatan Arjasa pada Senin, 13 April 2026, disambut dengan penuh rasa syukur dan antusias oleh para penerima manfaat.

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Arjasa mulai pukul 09.00 hingga 10.15 WIB tersebut diikuti oleh sekitar 37 guru ngaji dari berbagai wilayah. Adapun para penerima insentif berasal dari sejumlah kecamatan, di antaranya Kecamatan Arjasa dan Kecamatan Jelbuk. Program ini menjadi angin segar bagi para pendidik keagamaan yang selama ini mengabdikan diri secara tulus dan konsisten di tengah masyarakat.

Para guru ngaji menilai bahwa perhatian dari pemerintah daerah ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi mereka dalam mendidik generasi muda, khususnya dalam bidang pendidikan Al-Qur’an dan pembentukan akhlak. Selama ini, banyak di antara mereka yang mengajar secara sukarela tanpa adanya imbalan tetap.

Diana Lulita, guru ngaji asal Jelbuk, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu dan memberikan dampak positif bagi para guru ngaji.

“Tentu program insentif guru ngaji ini sangat bermanfaat bagi kami para guru ngaji, karena selain menambah semangat bagi para guru ngaji, insentif ini juga berguna untuk menunjang kebutuhan kami,” ujarnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Sheila Novita, guru ngaji dari Jelbuk. Ia menilai program ini menjadi bentuk kepedulian nyata dari pemerintah daerah terhadap para pendidik keagamaan.

“Alhamdulillah, kami merasa sangat diperhatikan dengan adanya program ini. Semoga ke depan program insentif guru ngaji dapat terus berjalan dan menjangkau lebih banyak penerima manfaat serta meningkatkan kesejahteraan para guru ngaji,” tuturnya.

Selain memberikan manfaat secara ekonomi, program ini juga memberikan dorongan moral bagi para guru ngaji agar semakin semangat dalam mengajar dan membimbing anak-anak di lingkungan masing-masing, serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di tengah masyarakat.

Dengan adanya program ini, para guru ngaji merasa lebih diperhatikan dan termotivasi untuk terus berkontribusi dalam mendidik generasi muda serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di lingkungan masyarakat. (bhi)

Galeri Foto