Guru Ngaji di Baratan Sambut Positif Program Insentif dari Pemkab Jember
- 14 Maret 2026
- Dibaca 225 Kali
Bagikan Via:
Guru Ngaji di Baratan Sambut Positif Program Insentif dari Pemkab Jember
JEMBER, 14 MARET 2026 – Program pemberian insentif bagi guru ngaji yang disalurkan oleh Pemerintah Kabupaten Jember mendapat sambutan positif dari para penerima di Kelurahan Baratan.
Penyaluran insentif tersebut dilaksanakan pada Sabtu (14/3/2026) mulai pukul 08.30 hingga 10.00 WIB.
Kegiatan tersebut menjadi momen yang dinantikan oleh para pengajar Al-Qur’an yang selama ini aktif membimbing anak-anak dan remaja di lingkungan masyarakat. Kehadiran program ini dinilai sebagai bentuk penghargaan terhadap dedikasi para guru ngaji yang telah mengabdikan waktunya untuk pendidikan keagamaan.
Program tersebut merupakan bagian dari kebijakan Pemerintah Kabupaten Jember yang digagas oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait, dalam rangka memberikan perhatian kepada tokoh agama yang berperan dalam pembinaan moral masyarakat.
Sejumlah guru ngaji yang hadir tampak mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Bagi mereka, perhatian dari pemerintah daerah menjadi bukti bahwa peran para pengajar Al-Qur’an di tingkat lingkungan mendapat pengakuan.
Salah satu penerima insentif, Bapak Mustamik, mengungkapkan bahwa program tersebut memberikan semangat baru bagi para guru ngaji yang selama ini mengabdikan diri di tengah masyarakat.
“Program insentif guru ngaji ini sangat luar biasa. Kami sangat mengapresiasi adanya perhatian dari pemerintah daerah kepada para guru ngaji yang selama ini mengajar di lingkungan masyarakat,” ujar Mustamik.
Ia juga berharap program tersebut dapat terus berlanjut karena dinilai sangat penting untuk mendukung kegiatan keagamaan di tingkat masyarakat.
“Kami berharap program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan. Dukungan terhadap kegiatan keagamaan seperti kajian, kegiatan kepesantrenan, kemusalaan, dan kemadrasahan sangat dibutuhkan di tengah masyarakat, karena kehidupan masyarakat kita memang sangat dekat dengan nilai-nilai keagamaan,” tambahnya.
Mustamik juga menyampaikan harapannya agar berbagai program pemerintah daerah ke depan tetap memberikan perhatian kepada para tokoh agama dan guru ngaji yang selama ini berperan dalam membina masyarakat.
Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan keagamaan akan memberikan dampak positif dalam membentuk generasi yang memiliki pemahaman agama serta karakter yang baik di lingkungan masyarakat. (bhi)