Gus Fawait Tinjau Revitalisasi SDN Tanggul Kulon 01, Pastikan Fasilitas Sekolah Lebih Layak
- 19 Oktober 2026
- Dibaca 89 Kali
Bagikan Via:
Gus Fawait Tinjau Revitalisasi SDN Tanggul Kulon 01, Pastikan Fasilitas Sekolah Lebih Layak
JEMBER, 19 OKTOBER 2026 - Harapan menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan nyaman bagi peserta didik terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Jember. Pada Minggu malam, 18 Oktober 2026, Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait turun langsung meninjau progres revitalisasi SDN Tanggul Kulon 01, Kecamatan Tanggul. Kunjungan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Dalam peninjauan itu, Gus Fawait melihat langsung perkembangan pekerjaan revitalisasi sekolah yang memperoleh alokasi anggaran hampir Rp. 3 Miliar. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk melihat progres pembangunan sekaligus memastikan program tersebut memberikan manfaat nyata bagi kegiatan belajar mengajar.
Bagi siswa, sekolah bukan sekadar tempat datang untuk mengikuti pelajaran. Ruang kelas yang layak, lingkungan yang aman, dan fasilitas yang memadai menjadi bagian penting dalam membangun semangat belajar serta mendukung tumbuh kembang anak.
SDN Tanggul Kulon 01 sendiri mendapatkan program revitalisasi untuk 22 ruang, termasuk 14 ruang belajar. Selama pekerjaan berlangsung, kegiatan belajar mengajar para siswa dipindahkan sementara ke asrama militer 515 agar pembelajaran tetap berjalan. Sekolah tersebut tercatat memiliki 416 peserta didik.
Gus Fawait menegaskan bahwa dukungan pemerintah terhadap pendidikan tidak hanya diwujudkan melalui kebijakan pembelajaran, tetapi juga melalui perbaikan fasilitas sekolah. Menurutnya, program revitalisasi menjadi bukti perhatian pemerintah terhadap kebutuhan satuan pendidikan.
“Secara data, tidak benar jika ada anggapan bahwa pemerintah pusat kurang memberikan perhatian pada sektor pendidikan. Anggaran yang kita terima tahun ini bahkan menjadi salah satu yang terbesar,” kata Gus Fawait.
Bupati juga menaruh perhatian pada dampak ekonomi dari pelaksanaan pembangunan. Ia meminta agar pengerjaan proyek revitalisasi mengutamakan tenaga kerja lokal asal Kabupaten Jember sesuai kebutuhan dan ketentuan yang berlaku. Dengan demikian, program pembangunan diharapkan tidak hanya memperbaiki fasilitas pendidikan, tetapi juga membuka kesempatan kerja dan menggerakkan perekonomian masyarakat sekitar.
Sementara itu, Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jember, Nurul Hafid Yasin, S.STP., M.Si., diharapkan terus mendorong agar pelaksanaan revitalisasi berjalan sesuai perencanaan dan kebutuhan sekolah. Nurul Hafid menekankan bahwa keberhasilan revitalisasi tidak hanya diukur dari selesainya pembangunan fisik, tetapi juga dari manfaatnya bagi proses pembelajaran.
“Revitalisasi sekolah merupakan langkah penting untuk menghadirkan lingkungan belajar yang lebih baik bagi peserta didik. Kami berharap seluruh proses pengerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan kualitas dan ketentuan yang berlaku, sehingga fasilitas yang diperbaiki dapat digunakan secara optimal dan memberikan manfaat dalam jangka panjang," ujar Nurul Hafid.
Peninjauan tersebut juga menjadi pengingat bahwa pembangunan fasilitas pendidikan perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan penguatan karakter siswa. Gedung yang lebih baik harus diikuti dengan lingkungan pendidikan yang mendukung tumbuhnya kedisiplinan, akhlak, kreativitas, dan semangat belajar.
Bagi para siswa SDN Tanggul Kulon 01, revitalisasi ini membawa harapan akan ruang belajar yang semakin nyaman setelah pekerjaan selesai. Sementara bagi para guru, fasilitas yang memadai diharapkan membantu pelaksanaan pembelajaran menjadi lebih optimal. Melalui program revitalisasi tahun 2026, Pemerintah Kabupaten Jember berupaya memperkuat layanan pendidikan sekaligus memastikan pembangunan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
Keberhasilan revitalisasi bukan semata-mata terlihat dari bangunan yang diperbaiki, melainkan dari manfaat yang dirasakan oleh anak-anak dalam menempuh pendidikan. Sebab, sekolah yang layak merupakan salah satu fondasi penting untuk menyiapkan generasi Jember yang cerdas, berkarakter, dan siap menghadapi masa depan. (puja)