Hari Kedua Bunga Desaku di Mumbulsari: Jadi Ajang Pertemuan UMKM, Mlijo dan Tokoh Tani
- 07 April 2026
- Dibaca 183 Kali
Bagikan Via:
Hari Kedua Bunga Desaku di Mumbulsari: Jadi Ajang Pertemuan UMKM, Mlijo dan Tokoh Tani
JEMBER, 07 APRIL 2026 - Rangkaian kegiatan hari kedua program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) di Kecamatan Mumbulsari terus berlanjut dengan berbagai agenda pemberdayaan masyarakat. Salah satunya adalah kegiatan yang digelar oleh Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember bertajuk Pertemuan UMKM dan Mlijo serta Tokoh Tani yang berlangsung di Balai Desa Suco.
Kegiatan ini diawali dengan proses registrasi peserta yang diikuti oleh pelaku UMKM, pedagang mlijo, serta tokoh tani setempat. Para peserta juga menerima kupon yang nantinya dapat ditukarkan dengan souvenir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka dalam kegiatan tersebut. Suasana tampak antusias sejak awal, mencerminkan tingginya minat masyarakat terhadap program pemberdayaan ekonomi yang dihadirkan pemerintah daerah.
Setelah registrasi, acara resmi dibuka oleh pembawa acara (MC) yang kemudian dilanjutkan dengan sesi penyampaian materi. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan berbagai informasi dan wawasan terkait pengembangan usaha, penguatan ekonomi kerakyatan, serta pentingnya kolaborasi antara pelaku UMKM, pedagang kecil, dan sektor pertanian.
Kegiatan ini turut dihadiri langsung oleh Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk nyata dukungan pemerintah terhadap penguatan sektor ekonomi masyarakat desa, khususnya UMKM dan petani yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Fawait juga menyampaikan program Mlijo Cinta. Ia menjelaskan bahwa program ini dihadirkan sebagai bentuk perhatian pemerintah kepada para pelaku UMKM, PKL, dan mlijo yang selama bertahun-tahun belum mendapatkan perhatian optimal. “Ini adalah bentuk konkret Pemerintah Kabupaten Jember dalam memberikan perhatian kepada para pahlawan ekonomi kita,” ujarnya.
Program Bunga Desaku sendiri merupakan inisiatif Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan pelayanan publik sekaligus mendorong pemberdayaan masyarakat secara langsung di tingkat desa. Melalui program ini, pemerintah tidak hanya hadir secara administratif, tetapi juga membawa berbagai layanan, edukasi, dan bantuan yang menyentuh kebutuhan masyarakat secara nyata.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat desa dapat terus terjalin kuat, sehingga mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih mandiri dan berkelanjutan di Kabupaten Jember. (adh)