logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Tiga Pesan Bupati Fawait kepada Para Tenaga Kesehatan

  • 11 Maret 2026
  • Dibaca 287 Kali
Bagikan Via:
tiga-pesan-bupati-fawait-kepada-para-tenaga-kesehatan-20260311

Tiga Pesan Bupati Fawait kepada Para Tenaga Kesehatan

JEMBER, 10 MARET 2026 - Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes Dalduk KB) Kabupaten Jember Muhammad Zamroni menegaskan bahwa kunjungan Bupati Jember Muhamad Fawait ke Puskesmas Ajung menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat dasar.

Menurut Zamroni, hampir setiap kegiatan bupati di kecamatan selalu diiringi dengan kunjungan ke puskesmas setempat. Hal tersebut menunjukkan perhatian langsung pemerintah daerah terhadap fasilitas kesehatan yang menjadi garda terdepan pelayanan masyarakat.

“Bapak Bupati selalu menyempatkan mampir ke puskesmas setiap ada kegiatan di kecamatan. Ini menunjukkan komitmen beliau dalam memperkuat pelayanan kesehatan di tingkat dasar,” kata Zamroni usai kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Jember di Kecamatan Ajung, Selasa 10 Maret 2026.

Dalam kunjungan tersebut, kata Zamroni, Bupati Jember memberikan sejumlah arahan kepada tenaga kesehatan dan kepala puskesmas. Arahan itu terutama menyoroti tiga hal utama yang harus menjadi perhatian, yakni pelayanan, fasilitas, serta pendapatan dan sistem rujukan.

Menurut Zamroni, aspek pelayanan menjadi penekanan pertama yang disampaikan bupati. Ia mengakui selama ini puskesmas masih kerap dipandang sebelah mata oleh masyarakat.

“Selama ini memang puskesmas sering dipersepsikan kurang baik oleh masyarakat. Karena itu Bupati menekankan agar pelayanan harus berubah, lebih ramah dan lebih profesional,” ujarnya.

Ia menilai perubahan kualitas pelayanan menjadi kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama.

Selain pelayanan, perhatian juga diarahkan pada peningkatan fasilitas puskesmas. Zamroni mengatakan bupati menekankan pentingnya menghadirkan fasilitas yang lebih nyaman bagi pasien.

“Konsep yang disampaikan beliau adalah memanusiakan pasien. Artinya, fasilitas pelayanan kesehatan harus memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang datang berobat,” kata Zamroni.

Dalam konsep tersebut, lanjutnya, ruang pelayanan pasien harus menjadi prioritas utama dalam penataan fasilitas puskesmas, bahkan harus lebih baik dibandingkan ruang kerja pimpinan puskesmas.

Hal ketiga yang disoroti adalah penguatan kinerja puskesmas sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Dengan status tersebut, puskesmas diharapkan mampu mengelola layanan kesehatan secara lebih mandiri.

Pendapatan yang diperoleh dari layanan kesehatan, kata Zamroni, dapat dimanfaatkan untuk pemeliharaan fasilitas, peningkatan kualitas pelayanan, serta mendukung kesejahteraan tenaga kesehatan.

Ia juga menyinggung persoalan sistem rujukan pasien yang masih menjadi tantangan di lapangan. Menurutnya, terkadang masih ada tenaga kesehatan yang belum sepenuhnya memahami mekanisme rujukan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dalam sistem pelayanan kesehatan.

“Kadang kendala yang muncul terkait rujukan. Ini biasanya karena sebagian staf belum memahami secara penuh tugas pokok dan fungsinya dalam sistem pelayanan kesehatan,” ujarnya.

Melalui kunjungan dan pengarahan langsung dari bupati tersebut, Zamroni berharap seluruh puskesmas di Kabupaten Jember dapat terus melakukan pembenahan, baik dari sisi pelayanan, fasilitas, maupun pengelolaan layanan kesehatan.

Menurutnya, penguatan puskesmas sebagai fasilitas kesehatan tingkat pertama menjadi langkah penting untuk memastikan masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang lebih mudah diakses dan berkualitas. (dan)

Galeri Foto