logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Pendampingan Pertanian dan Pembentukan Sekretariat Jeruk, Langkah Strategis Majukan Pertanian Jember

  • 01 Mei 2026
  • Dibaca 181 Kali
Bagikan Via:
pendampingan-pertanian-dan-pembentukan-sekretariat-jeruk-langkah-strategis-majukan-pertanian-jember-20260504

Pendampingan Pertanian dan Pembentukan Sekretariat Jeruk, Langkah Strategis Majukan Pertanian Jember

JEMBER, 01 MEI 2026 – Upaya mendorong kemajuan sektor pertanian terus digencarkan di Kabupaten Jember. Pada Jumat 01 MEI 2026, digelar kegiatan strategis bertajuk Pendampingan Pertanian dan Pembentukan Sekretariat Bersama Bidang Pertanian Jeruk di Kantor Sekretariat Bersama Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) dan Serikat Tani Jember.

Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi lintas sektor dengan melibatkan petani, akademisi, peneliti, hingga pemerintah daerah. Hadir dalam kegiatan tersebut tim peneliti dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang dipimpin Anang, bersama seorang profesor mikrobiologi dari Universitas Brawijaya.

Tim ahli melakukan observasi lapangan di kawasan perkebunan jeruk di Mundurejo. Fokus utama kegiatan ini adalah penanganan penyakit Citrus Vein Phloem Degeneration (CVPD) yang selama ini menjadi salah satu tantangan utama bagi petani jeruk. Selain itu, tim juga mengecek kondisi serta tingkat kesehatan tanah sebagai bagian dari upaya meningkatkan produktivitas tanaman.

Ketua Serikat Tani Jember, Mursyid, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen dalam mendampingi petani agar mampu menghadapi berbagai persoalan di lapangan.

“Pendampingan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk membantu petani memahami permasalahan yang mereka hadapi sekaligus mencari solusi berbasis ilmu pengetahuan,” ujarnya.

Ia menegaskan, sinergi dengan berbagai pihak menjadi kunci utama dalam memperkuat sektor pertanian di tingkat akar rumput.

Kolaborasi ini turut diperkuat oleh Ketua P4S Soko Jati Agro, Rhezky Mahardianto, yang selama ini aktif mengembangkan lembaganya sebagai pusat inkubasi dan edukasi bagi petani.

“Kami ingin menjadikan P4S sebagai ruang belajar sekaligus pusat inovasi. Petani tidak hanya bekerja di lahan, tetapi juga terus belajar dan berkembang mengikuti kemajuan teknologi pertanian,” kata Rhezky.

Tidak hanya berfokus pada penyelesaian masalah teknis, kegiatan ini juga membahas rencana pengembangan kawasan eco-eduwisata Mundurejo. Konsep tersebut dirancang untuk mengoptimalkan kebun jeruk tidak hanya sebagai lahan produksi, tetapi juga sebagai kawasan wisata edukasi yang terintegrasi.

Melalui konsep itu, masyarakat diharapkan memperoleh nilai tambah dari sektor pertanian, baik dari sisi ekonomi maupun edukasi. Pengunjung nantinya tidak hanya menikmati hasil kebun, tetapi juga belajar langsung mengenai proses budidaya jeruk yang baik dan berkelanjutan.

Dukungan terhadap langkah ini juga datang dari Dinas Pertanian Kabupaten Jember. Pemerintah daerah menilai kolaborasi antara petani, peneliti, dan lembaga pendidikan merupakan strategi efektif dalam meningkatkan kualitas serta daya saing sektor pertanian.

Sejalan dengan itu, visi Bupati Jember menekankan pentingnya inovasi dalam pengembangan pertanian berbasis potensi lokal. Pengembangan edu-wisata di kawasan Mundurejo diharapkan menjadi salah satu model pertanian terpadu yang memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat desa.

Dengan terbentuknya Sekretariat Bersama Bidang Pertanian Jeruk, koordinasi antar pihak diharapkan menjadi lebih terarah dan berkelanjutan. Sekretariat ini akan berfungsi sebagai pusat komunikasi, perencanaan, serta pengembangan program pertanian ke depan.

Kegiatan ini menjadi penegas bahwa kemajuan sektor pertanian tidak dapat dicapai secara parsial. Diperlukan kolaborasi antara riset, kebijakan, dan praktik di lapangan.

Dari Sekretariat Bersama ini, semangat kolaborasi terus tumbuh. Sinergi antara peneliti, pemerintah, dan petani diharapkan mampu mewujudkan pertanian Jember yang lebih sehat, kuat, dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas. (ima)

Galeri Foto