Hari Kedua Operasi SAR di Jember, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Dua Korban Hilang di Laut dan Sungai
- 16 Februari 2026
- Dibaca 374 Kali
Bagikan Via:
Hari Kedua Operasi SAR di Jember, Tim Gabungan Lanjutkan Pencarian Dua Korban Hilang di Laut dan Sungai
BPBD Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan Operasi Pencarian dan Pertolongan (SAR) hari ke-2 terhadap dua orang korban hilang akibat bencana alam. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 16 Februari 2026, sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat terkait korban yang diduga terseret arus laut dan banjir. Laporan resmi kegiatan disampaikan kepada Bupati Jember dengan tembusan kepada BNPB, BPBD Provinsi Jawa Timur, serta unsur Forkopimda dan kecamatan terkait. Operasi SAR ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam upaya penyelamatan dan pencarian korban bencana secara maksimal.
Lokasi pencarian difokuskan di dua titik utama, yakni Pantai Payangan dan Pantai Canga'an, Desa Sumberejo dan Desa Sabrang, Kecamatan Ambulu. Operasi SAR melibatkan pembagian tim menjadi dua regu guna memaksimalkan jangkauan pencarian. Tim pertama melakukan pencarian melalui jalur laut menggunakan perahu di Pantai Payangan, sementara tim kedua melakukan penyisiran darat di kawasan Pantai Canga'an dengan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail. Kegiatan pencarian berlangsung hingga sore hari dengan mempertimbangkan kondisi alam di lapangan.
Dua korban yang dilaporkan hilang memiliki latar belakang kejadian yang berbeda. Korban pertama bernama Faruq Febriansyah (20), warga Desa Garahan Kecamatan Silo, yang dilaporkan terjatuh ke laut saat memancing pada Minggu, 15 Februari 2026, sekitar pukul 05.30 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di Pantai Canga'an dengan jarak tebing ke pantai sekitar lima meter. Rekan sesama pemancing sempat melihat korban tenggelam dan meminta pertolongan, namun kondisi ombak dan medan yang berbahaya membuat upaya penyelamatan tidak dapat dilakukan secara langsung.
Korban kedua bernama Pak Dullah atau Sariton (76), warga Desa Sukorejo Kecamatan Bangsalsari, yang diduga terseret arus banjir pada Jumat, 13 Februari 2026. Kejadian tersebut terjadi di sekitar jembatan perbatasan Desa Bangsalsari dan Curah Lele, Balung. Beberapa petunjuk ditemukan dalam proses pencarian, di antaranya sandal korban di sekitar lokasi awal kejadian serta sarung milik korban yang ditemukan warga di aliran sungai Karang Semanding pada Senin pagi. Temuan tersebut menjadi dasar perluasan area pencarian oleh tim gabungan.
Hingga berakhirnya operasi hari kedua pada pukul 16.30 WIB, tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Pos Pencarian dan Pertolongan Jember, Satpolairud Polres Jember, TNI AL, serta sejumlah relawan belum berhasil menemukan kedua korban. Kendala utama dalam operasi ini adalah kondisi ombak laut yang cukup tinggi sehingga membatasi pergerakan tim. Operasi SAR direncanakan akan dilanjutkan pada Selasa, 17 Februari 2026, mulai pukul 08.00 WIB dengan rencana memperluas area pencarian hingga wilayah Nanggelan. Pemerintah daerah juga merekomendasikan penggunaan kendaraan trail untuk penyisiran darat guna meningkatkan efektivitas pencarian di medan yang sulit.