Hari Kedua Pencarian di Sungai Bedadung, Lansia Asal Rambipuji Jember Masih Belum Ditemukan
- 16 Maret 2026
- Dibaca 208 Kali
Bagikan Via:
Hari Kedua Pencarian di Sungai Bedadung, Lansia Asal Rambipuji Jember Masih Belum Ditemukan
JEMBER, 16 MARET 2026 – Tim gabungan melanjutkan operasi pencarian terhadap seorang warga lanjut usia yang dilaporkan hilang di kawasan Sungai Bedadung, Dusun Curah Ancar, Desa Rambipuji, Kecamatan Rambipuji, Kabupaten Jember. Hingga hari kedua pencarian yang berlangsung pada Senin 16 Maret 2026 pukul 15.00 WIB, korban bernama M. Misno (71) masih belum berhasil ditemukan oleh tim pencari.
Operasi pencarian dilakukan oleh tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Jember, Pos Pencarian dan Pertolongan Jember, aparat TNI-Polri setempat, pemerintah desa, relawan kebencanaan, serta sejumlah organisasi potensi SAR. Pencarian difokuskan di sepanjang aliran Sungai Bedadung yang berada di belakang permukiman warga di Dusun Curah Ancar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari keluarga dan saksi mata, peristiwa tersebut bermula pada Minggu siang ketika korban meninggalkan rumah sekitar pukul 14.00 WIB untuk mandi di sungai yang berada tidak jauh dari tempat tinggalnya. Dalam perjalanan menuju lokasi, korban sempat bertemu dengan seorang remaja warga setempat bernama Dava (15).
Menurut keterangan Dava, saat itu korban tetap melanjutkan perjalanan menuju sungai seperti biasanya. Namun hingga satu jam kemudian korban tidak kunjung kembali ke rumah. Hal tersebut membuat keluarga korban merasa khawatir dan memutuskan melakukan pencarian di sekitar lokasi sungai.
“Saya sempat bertemu Pak Misno saat beliau berjalan menuju sungai. Waktu itu beliau terlihat seperti biasa dan tidak mengatakan apa-apa. Setelah lama tidak pulang, kami bersama keluarga beliau mencoba mencari di sekitar sungai,” ujar Dava.
Saat melakukan pencarian di sekitar tepi sungai, saksi bersama anak korban hanya menemukan sepasang sandal milik korban di pinggir Sungai Bedadung. Temuan tersebut menimbulkan dugaan bahwa korban kemungkinan terpeleset dan jatuh ke dalam sungai.
Kejadian tersebut kemudian dilaporkan kepada Ketua RT setempat yang selanjutnya diteruskan kepada tim relawan dan aparat desa. Informasi tersebut juga disampaikan kepada BPBD Kabupaten Jember dan tim SAR untuk segera melakukan operasi pencarian dan pertolongan.
Dalam proses pencarian hari kedua, tim gabungan membagi personel menjadi empat kelompok pencari yang menyisir aliran sungai menggunakan perahu karet serta melakukan pemantauan di sejumlah titik yang dianggap berpotensi menjadi lokasi korban tersangkut.
Selain melakukan pencarian, BPBD Kabupaten Jember juga mendistribusikan bantuan logistik untuk mendukung dapur mandiri yang digunakan oleh tim operasi pencarian dan relawan di lokasi kejadian.
Meski pencarian telah dilakukan secara intensif sepanjang hari, hingga pukul 15.00 WIB korban masih belum berhasil ditemukan. Operasi pencarian sementara dihentikan dan akan dilanjutkan kembali pada Selasa (17/3/2026) pukul 08.00 WIB dengan posko operasi yang berlokasi di Kantor Desa Rambipuji.
Tim gabungan berharap upaya pencarian lanjutan dapat segera menemukan korban, sekaligus mengimbau masyarakat sekitar untuk tetap berhati-hati saat beraktivitas di sekitar aliran sungai, terutama pada area yang memiliki arus cukup deras. (bob)