logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Kaliwates

Home Care Kaliwates Sasar Bumil Risiko Tinggi dan Balita Stunting di Sempusari

  • 02 Oktober 2026
  • Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
home-care-kaliwates-sasar-bumil-risiko-tinggi-dan-balita-stunting-di-sempusari-20261002

Home Care Kaliwates Sasar Bumil Risiko Tinggi dan Balita Stunting di Sempusari

JEMBER, Jumat 2 Oktober 2026 – Pemerintah Kecamatan Kaliwates kembali melaksanakan kunjungan Home Care sebagai bagian dari upaya mendekatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut berlangsung pada Jumat, 2 Oktober 2026, mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai, dengan menyasar warga di Kelurahan Sempusari, Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember.

Dalam kunjungan kali ini, tim Home Care mengunjungi dua sasaran yang memiliki kebutuhan kesehatan khusus. Sasaran pertama adalah Difa Amelia, ibu hamil dengan risiko tinggi (bumil risti), yang berdomisili di Jalan Hayam Wuruk IX/27, RT 02/RW 08, Kelurahan Sempusari.

Selanjutnya, tim mengunjungi Mahendra, balita dengan kondisi stunting, yang tinggal di Jalan Hayam Wuruk XIII/88, RT 02/RW 11, Kelurahan Sempusari.

Kunjungan dilakukan secara langsung ke kediaman warga untuk memastikan sasaran memperoleh pemantauan kesehatan secara lebih dekat. Tenaga kesehatan Home Care memberikan pemeriksaan serta pendampingan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing sasaran.

Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala Puskesmas Mangli beserta tenaga kesehatan Home Care, Camat Kaliwates Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., Ketua TP PKK Kecamatan Kaliwates, kader Posyandu, Kepala Bapperida beserta staf, serta unsur terkait lainnya.

Camat Kaliwates Farisa Jamal Taslim, S.STP., M.M., mengatakan bahwa kunjungan Home Care merupakan bentuk pelayanan yang berupaya hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama bagi warga yang membutuhkan perhatian kesehatan secara khusus.

“Melalui Home Care, kami ingin memastikan masyarakat yang menjadi sasaran mendapatkan perhatian dan pendampingan kesehatan secara langsung. Untuk ibu hamil risiko tinggi dan balita stunting, pemantauan secara berkala sangat penting agar kondisi mereka dapat terus terpantau dan mendapatkan penanganan sesuai kebutuhan,” ujar Farisa.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah kecamatan, puskesmas, kader Posyandu, TP PKK, Bapperida, serta masyarakat menjadi bagian penting dalam mendukung keberlanjutan pelayanan kesehatan di tingkat wilayah.

Kunjungan Home Care di Sempusari sekaligus menunjukkan bahwa pelayanan kesehatan tidak hanya berorientasi pada penanganan ketika masyarakat datang ke fasilitas kesehatan, tetapi juga melalui pendekatan aktif dengan mendatangi sasaran di lingkungan tempat tinggalnya.

Dengan kolaborasi lintas sektor dan pemantauan yang berkelanjutan, program Home Care diharapkan dapat membantu mendeteksi kondisi kesehatan lebih dini serta memperkuat pendampingan bagi kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus. (as)

Galeri Foto