HSN 2026 di Jember Makin Matang, Bakesbangpol Siapkan Santri Bersinar hingga 12 Paskibraka
- 01 Oktober 2026
- Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
HSN 2026 di Jember Makin Matang, Bakesbangpol Siapkan Santri Bersinar hingga 12 Paskibraka
JEMBER, 01 OKTOBER 2026 - Persiapan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 di Kabupaten Jember memasuki tahap pematangan. Pemerintah Kabupaten Jember bersama jajaran Forkopimda, OPD, instansi vertikal, perbankan, hingga Forum Komunikasi Pondok Pesantren (FKPP) Jember mulai mengunci sejumlah agenda teknis untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Salah satu perangkat daerah yang mengambil peran dalam persiapan tersebut adalah Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Jember.
Kesiapan Bakesbangpol dibahas dalam Rapat Koordinasi Persiapan Opening Ceremony HSN 2026 yang digelar di Aula Bawah Kantor Pemkab Jember, Kamis 01 Oktober 2026. Rapat dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Jember, Bobby Arie Sandy, S.STP., M.M.
Opening Ceremony HSN 2026 dijadwalkan berlangsung pada 10 Oktober 2026 pukul 20.00 WIB di Alun-Alun Jember. Setelah pembukaan, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Gebyar Bazar UMKM dan Pesantren hingga 19 Oktober, sebelum ditutup dengan upacara puncak Hari Santri pada 22 Oktober 2026.
Bagi Bakesbangpol Jember, peringatan HSN tidak sekadar menjadi agenda seremonial. Ada sejumlah tugas yang disiapkan untuk memperkuat aspek ketahanan sosial, wawasan kebangsaan, serta pencegahan penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda.
Dua agenda utama yang menjadi tanggung jawab Bakesbangpol adalah program Santri Bersinar dan fasilitasi personel Paskibraka.
Melalui program Santri Bersinar, Bakesbangpol menyiapkan kegiatan edukatif bagi kalangan santri dengan fokus pada penguatan ketahanan moral dan pencegahan narkoba. Program tersebut akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait.
Sementara untuk Opening Ceremony, sebanyak 12 personel Paskibraka Kabupaten Jember Tahun 2026 disiapkan sebagai pembawa papan nama defile kontingen peserta.
Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan Bakesbangpol Kabupaten Jember, Mega Wulandari, S.STP., M.M., menegaskan bahwa persiapan juga dilakukan melalui penguatan komunikasi dengan berbagai organisasi kemasyarakatan.
“Bakesbangpol terus membangun komunikasi dan sinergi dengan jejaring organisasi kemasyarakatan, keagamaan, dan kepemudaan. Sinergi ini penting untuk bersama-sama menjaga ketertiban, keamanan, dan kerukunan selama rangkaian Hari Santri berlangsung,” kata Mega.
Koordinasi juga diarahkan pada kesiapan peserta dari lingkungan pesantren. Panitia bersama FKPP Jember mematangkan keikutsertaan santri dalam perlombaan Musabaqah Qira’atil Kutub (MQK) dan MTQ, termasuk penataan barisan defile santri saat pembukaan.
Sementara dari aspek keamanan, Polres Jember, Satlantas, dan Kodim 0824 Jember menyiapkan pengamanan untuk mengantisipasi kepadatan peserta dan rombongan jemaah yang kemungkinan masih berada di Jember setelah acara.
Keselamatan peserta juga menjadi perhatian. Penggunaan kendaraan bak terbuka atau pick-up untuk mengangkut peserta dilarang dalam rangkaian kegiatan.
Dinas Perhubungan dan Satpol PP juga menyiapkan rekayasa lalu lintas serta kantong parkir di kawasan belakang Kantor Pemkab Jember, Jalan Dewi Sartika, dan Jalan RA Kartini. Unit pemadam kebakaran akan disiagakan, sedangkan kendaraan yang masuk ke lingkungan Pemkab Jember menggunakan kartu akses parkir khusus.
Tak hanya keamanan, kebersihan lokasi kegiatan juga masuk dalam persiapan. Dinas PRKP-LH menyiagakan 70 personel kebersihan untuk mendukung Opening Ceremony pada 10 Oktober dan upacara puncak pada 22 Oktober.
Penyelenggara juga diwajibkan menyediakan tempat sampah terpilah dengan kantong berbeda warna di setiap stan. Langkah tersebut diarahkan untuk mendorong pemilahan sampah sejak dari sumber sekaligus mendukung pengelolaan lingkungan yang sesuai ketentuan.
Dengan semakin matangnya koordinasi lintas sektor, Pemkab Jember menyiapkan seluruh unsur pendukung agar HSN 2026 tidak hanya berlangsung meriah, tetapi juga tertib dan memberikan ruang bagi pesantren, santri, UMKM, serta masyarakat untuk terlibat dalam rangkaian kegiatan.
Bakesbangpol Jember menempatkan momentum HSN sebagai bagian dari penguatan wawasan kebangsaan, ketahanan sosial, pencegahan narkoba, serta moderasi beragama di tengah masyarakat. (but)