logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Jenggawah, BPBD Jember Salurkan Bantuan

  • 24 April 2026
  • Dibaca 201 Kali
Bagikan Via:
hujan-disertai-angin-kencang-rusak-atap-rumah-warga-di-jenggawah-bpbd-jember-salurkan-bantuan-20260425

Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Atap Rumah Warga di Jenggawah, BPBD Jember Salurkan Bantuan

JEMBER, 24 APRIL 2026 – Cuaca ekstrem berupa hujan lebat yang disertai angin kencang kembali menimbulkan kerusakan di wilayah Kabupaten Jember. Kali ini, sebuah rumah milik warga di Dusun Kertonegoro Tengah, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah mengalami kerusakan pada bagian atap akibat terpaan angin, Kamis 23 April 2026 sore.

Peristiwa tersebut menimpa rumah milik Yulianto (51), yang dihuni oleh tiga jiwa. Kerusakan terjadi pada bagian atap dapur dan kamar mandi dengan ukuran sekitar 7 x 4 meter. Selain itu, sebagian peralatan rumah tangga milik korban juga dilaporkan mengalami kerusakan akibat tertimpa material bangunan.

Berdasarkan kronologi kejadian, hujan dengan intensitas tinggi mulai mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 14.30 WIB, disertai angin kencang yang berlangsung cukup lama. Sekitar satu jam kemudian, tepatnya pukul 15.30 WIB, kondisi atap rumah yang sudah lapuk tidak mampu menahan tekanan cuaca ekstrem hingga akhirnya mengalami kerusakan.

Menindaklanjuti laporan yang diterima pada Jumat 24 April 2026 pukul 13.15 WIB, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melalui Tim Reaksi Cepat (TRC) segera melakukan penanganan di lokasi. Tim melakukan koordinasi dengan perangkat desa, kaji cepat kondisi kerusakan, serta dokumentasi sebagai bagian dari proses penanganan awal.

Selain itu, BPBD juga menyalurkan bantuan logistik kepada keluarga terdampak. Bantuan tersebut meliputi paket sembako, makanan siap saji, tambahan gizi, lauk pauk, paket sandang untuk pria, wanita, dan lansia, selimut, terpal, family kit, paket kebersihan, hingga perlengkapan makan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar korban selama masa pemulihan.

Tim Jitupasna juga turut melakukan pendataan dan perhitungan kerugian sebagai dasar penanganan lanjutan. Hingga saat ini, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali, meskipun rumah yang terdampak masih belum dilakukan perbaikan.

Anggota TRC BPBD Jember, Rezha Pratama, menyampaikan bahwa kejadian ini menjadi perhatian serius mengingat potensi cuaca ekstrem masih cukup tinggi. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap perubahan cuaca, terutama hujan lebat yang disertai angin kencang. Kondisi bangunan yang kurang kuat sangat berisiko mengalami kerusakan,” ujarnya.

Ia juga menambahkan pentingnya peningkatan kesiapsiagaan masyarakat melalui edukasi dan simulasi bencana. “Selain penanganan darurat, kami terus mendorong masyarakat untuk memahami langkah-langkah antisipasi agar dampak bencana bisa diminimalisir,” tambahnya.

BPBD Kabupaten Jember merekomendasikan agar dinas terkait segera melakukan penanganan pascabencana, termasuk membantu proses perbaikan rumah warga yang terdampak. Sinergi antara pemerintah, perangkat desa, dan masyarakat diharapkan dapat mempercepat pemulihan kondisi sekaligus meningkatkan ketahanan terhadap bencana di wilayah tersebut.

Galeri Foto