Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Lansia di Kaliwates, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik
- 22 Mei 2026
- Dibaca 65 Kali
Bagikan Via:
Hujan Disertai Angin Kencang Rusak Rumah Lansia di Kaliwates, BPBD Jember Salurkan Bantuan Logistik
JEMBER, 22 MEI 2026 - Hujan lebat disertai angin kencang yang melanda wilayah Kecamatan Kaliwates, Kabupaten Jember, menyebabkan sebuah rumah milik warga lanjut usia mengalami kerusakan pada bagian atap. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember langsung melakukan asesmen serta pendistribusian bantuan logistik kepada korban terdampak pada Jumat 22 Mei 2026.
Rumah yang mengalami kerusakan tersebut milik Sunarti (85), warga Jalan Diponegoro IV A/29 RT 03 RW 11, Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Kaliwates. Akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Rabu, 20 Mei 2026, bagian atap rumah ambrol karena kondisi bangunan yang sudah lapuk dan kurang layak huni.
Berdasarkan laporan BPBD Kabupaten Jember, hujan deras disertai terpaan angin kencang menyebabkan material bangunan runtuh dan menimpa sejumlah barang milik korban. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kejadian tersebut membuat rumah mengalami kerusakan ringan dan tidak lagi aman untuk ditempati sementara waktu.
Saat ini, korban diketahui tinggal bersama anak angkatnya sambil menunggu proses pembersihan material reruntuhan dilakukan secara bertahap oleh warga setempat bersama perangkat lingkungan sekitar.
Sebagai bentuk penanganan cepat, tim BPBD Kabupaten Jember melakukan koordinasi, asesmen lapangan, serta pendataan kerusakan. Selain itu, bantuan logistik juga disalurkan kepada korban untuk memenuhi kebutuhan dasar pascakejadian.
Bantuan yang diberikan meliputi paket sembako, paket kebersihan, terpal, makanan siap saji, lauk pauk, selimut, sandang lansia, hingga sandang wanita. Tim Jitupasna BPBD Kabupaten Jember juga diterjunkan untuk menghitung kerugian akibat kerusakan rumah tersebut.
Petugas BPBD Kabupaten Jember, Iwan Mujiartono, mengatakan bahwa kondisi bangunan yang sudah tua menjadi salah satu faktor utama kerusakan rumah saat diterjang cuaca ekstrem.
“Rumah korban memang dalam kondisi kurang layak huni dan sebagian konstruksinya sudah lapuk. Ketika hujan deras disertai angin kencang terjadi, bagian atap rumah tidak mampu bertahan sehingga mengalami ambrol,” ujarnya.
Ia menambahkan, BPBD Kabupaten Jember terus mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu, terutama bagi warga yang tinggal di rumah dengan kondisi bangunan tua atau rapuh.
“Kami mengingatkan masyarakat agar rutin memeriksa kondisi rumah, terutama bagian atap dan struktur bangunan yang rawan rusak. Pencegahan dini penting dilakukan untuk meminimalkan risiko saat cuaca buruk terjadi,” tambahnya.
Hingga Jumat sore, kondisi di lokasi kejadian dilaporkan aman dan terkendali. BPBD Kabupaten Jember juga merekomendasikan kepada pihak terkait untuk melakukan tindak lanjut pascakejadian guna memastikan keselamatan dan kenyamanan korban terdampak. (bob)