logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Rumah Warga Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Candijati Jember, BPBD Lakukan Asesmen dan Distribusi Bantuan Logistik

  • 28 Januari 2026
  • Dibaca 560 Kali
Bagikan Via:
rumah-warga-roboh-diterjang-hujan-dan-angin-kencang-di-candijati-jember-bpbd-lakukan-asesmen-dan-distribusi-bantuan-logistik-20260128

Rumah Warga Roboh Diterjang Hujan dan Angin Kencang di Candijati Jember, BPBD Lakukan Asesmen dan Distribusi Bantuan Logistik

Hujan disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Jember kembali menimbulkan dampak bagi masyarakat. Kali ini, sebuah rumah non permanen milik warga di RT 004/RW 002, Dusun Krajan Barat, Desa Candijati, Kecamatan Patrang, dilaporkan roboh pada Selasa dini hari, 27 Januari 2026. Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.00 WIB saat hujan deras dan angin kencang berlangsung cukup intens. Akibat kejadian ini, satu unit rumah warga mengalami kerusakan berat dan pemilik rumah mengalami luka ringan.

Korban terdampak diketahui bernama Putri Ramadhani (19), seorang perempuan yang tinggal seorang diri di rumah tersebut. Berdasarkan informasi di lapangan, rumah non permanen berukuran sekitar 5,2 meter x 5,5 meter itu roboh karena konstruksi bangunan yang sudah lapuk dan tidak mampu menahan terpaan hujan serta angin kencang. Saat kejadian, korban sedang tidur di dalam rumah. Secara tiba-tiba bangunan ambruk dan material atap menimpa tubuh korban, mengakibatkan luka memar pada bagian pundak dan pinggul.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut segera memberikan pertolongan awal dan membawa korban ke Puskesmas Arjasa untuk mendapatkan perawatan medis. Beruntung, korban hanya mengalami luka ringan dan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Setelah menerima laporan pada pukul 11.30 WIB, BPBD Kabupaten Jember langsung melakukan koordinasi dan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi kejadian. Tim tiba di lokasi sekitar pukul 15.20 WIB untuk melakukan asesmen serta pendataan dampak kerusakan.

Selain melakukan asesmen, BPBD Kabupaten Jember juga menyalurkan bantuan logistik kepada korban terdampak. Bantuan yang didistribusikan meliputi paket sembako, paket kebersihan, lauk pauk, makanan siap saji, tambahan gizi, peralatan makan dan masak, family kit, sandang, selimut, paket lansia, serta satu buah terpal untuk penanganan sementara. Seluruh bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban korban selama masa tanggap darurat.

Saat ini, kondisi rumah korban masih belum dilakukan perbaikan dan Putri Ramadhani terpaksa mengungsi sementara di rumah orang tuanya demi alasan keselamatan. BPBD Kabupaten Jember melalui Tim Jitupasna juga telah melakukan penghitungan kerugian akibat kejadian rumah roboh tersebut. Sebagai tindak lanjut, BPBD merencanakan distribusi bantuan material bangunan berupa 1.200 buah batu bata, 30 batang kayu usuk, 60 batang kayu reng, dan 750 buah genteng untuk mendukung proses perbaikan rumah.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih berpeluang terjadi. Masyarakat juga diharapkan lebih memperhatikan kondisi bangunan tempat tinggal, khususnya rumah non permanen yang rawan terdampak cuaca buruk. Selain itu, BPBD merekomendasikan pihak desa bersama warga setempat untuk bergotong royong membantu pembersihan dan perbaikan pasca kejadian, sebagai bentuk solidaritas dan percepatan pemulihan bagi warga terdampak.

Galeri Foto