logo ppid jember kim
Oleh : Kelurahan Kaliwates

Ibu-Ibu RW 10 dan RW 13 Tampilkan Tarian Spektakuler, Warnai Jalan Sehat HUT RI ke-81 Kelurahan Kaliwates

  • 14 September 2026
  • Dibaca 135 Kali
Bagikan Via:
ibu-ibu-rw-10-dan-rw-13-tampilkan-tarian-spektakuler-warnai-jalan-sehat-hut-ri-ke-81-kelurahan-kaliwates-20260914

Ibu-Ibu RW 10 dan RW 13 Tampilkan Tarian Spektakuler, Warnai Jalan Sehat HUT RI ke-81 Kelurahan Kaliwates

KALIWATES — Semarak Jalan Sehat HUT RI ke-81 Kelurahan Kaliwates yang digelar Minggu, 13 September 2026, di GOR GARUDA, Jalan Teratai, Kelurahan Kaliwates, tidak hanya diwarnai antusiasme ribuan peserta untuk berolahraga dan berburu hadiah. Suasana semakin meriah berkat kreativitas kelompok ibu-ibu dari RW 10 dan RW 17 Kelurahan Kaliwates yang secara khusus menyiapkan berbagai penampilan seni untuk menghibur masyarakat.

Sejak sebelum peserta diberangkatkan, kelompok ibu-ibu tersebut telah mengambil bagian dalam rangkaian kegiatan dengan menampilkan tarian yang atraktif. Dengan gerakan yang kompak, ekspresi penuh semangat dan kostum yang menarik, mereka berhasil menciptakan atmosfer berbeda di kawasan GOR GARUDA. Penampilan tersebut sekaligus menjadi pembuka suasana sebelum ribuan peserta bergerak mengikuti rute jalan sehat.

Tidak berhenti pada penampilan sebelum pemberangkatan, ibu-ibu dari RW 10 dan RW 17 kembali menyuguhkan tarian untuk menghibur peserta setelah mereka menyelesaikan perjalanan. Kehadiran mereka menjadikan area kegiatan bukan sekadar titik start dan finish, tetapi berubah menjadi ruang hiburan dan perayaan rakyat yang penuh warna.

Persiapan Sejak Awal Agustus

Ketua RW 10 Kelurahan Kaliwates, Sumanto, mengungkapkan bahwa penampilan ibu-ibu RW 10 memang telah dipersiapkan secara khusus untuk menyambut kegiatan Jalan Sehat HUT RI ke-81. Persiapannya bahkan sudah dimulai sejak awal Agustus 2026, sehingga para peserta memiliki cukup waktu untuk berlatih dan mematangkan koreografi.

“Ibu-ibu RW 10 memang sudah mempersiapkan tarian ini sejak awal Agustus. Kami sengaja mempersiapkannya secara khusus untuk dipersembahkan dalam kegiatan Jalan Sehat HUT RI ke-81 Kelurahan Kaliwates. Jadi ini bukan penampilan spontan, tetapi memang sudah kami rencanakan dan latih bersama,” ujar Sumanto.

Menurutnya, proses latihan yang dilakukan selama lebih dari satu bulan tersebut bukan semata-mata untuk menghasilkan sebuah pertunjukan, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan antarwarga. Para ibu dapat berkumpul, berlatih, saling memberikan semangat dan membangun kekompakan dalam suasana yang penuh kegembiraan.

Kostum Merah-Hitam Bernuansa Budaya Dayak

Salah satu hal yang mencuri perhatian adalah penampilan ibu-ibu RW 10 yang mengenakan busana bernuansa merah dan hitam dengan sentuhan khas pakaian adat Dayak Kalimantan. Pilihan kostum tersebut membuat penampilan mereka terlihat semakin atraktif dan memberikan nuansa budaya yang kuat.

Warna merah dan hitam yang dominan berpadu dengan gerakan tarian yang enerjik membuat penampilan semakin mudah menarik perhatian masyarakat. Para peserta jalan sehat yang berada di sekitar lokasi pun dapat menikmati pertunjukan sembari mengikuti rangkaian acara.

Penampilan tersebut menjadi contoh bagaimana kegiatan peringatan kemerdekaan dapat dikemas tidak hanya dalam bentuk olahraga, tetapi juga melalui ekspresi seni dan kreativitas masyarakat.

RW 10 Hadirkan Reog Ponorogo

Kreativitas warga RW 10 ternyata tidak berhenti pada penampilan tari ibu-ibu. Dalam rangka memeriahkan HUT RI ke-81, warga juga menghadirkan hiburan budaya Reog Ponorogo.

Kehadiran Reog memberikan warna tersendiri dalam perayaan tersebut. Seni pertunjukan tradisional yang identik dengan karakter kuat, musik pengiring dan atraksi budaya itu menjadi bagian dari upaya warga RW 10 untuk menghadirkan hiburan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada masyarakat.

Dengan demikian, satu kawasan kegiatan Jalan Sehat HUT RI ke-81 menghadirkan beragam ekspresi budaya—mulai dari tarian kelompok ibu-ibu, busana bernuansa Dayak hingga kesenian tradisional Reog Ponorogo.

Dari Warga, untuk Warga

Bagi Sumanto, keterlibatan warga dalam kegiatan tersebut menunjukkan kuatnya semangat kebersamaan di lingkungan RW 10. Masyarakat tidak hanya datang sebagai peserta jalan sehat, tetapi juga mengambil peran aktif untuk membuat kegiatan semakin semarak.

“Yang kami inginkan sederhana, bagaimana warga bisa ikut berpartisipasi dan memberikan sesuatu untuk kemeriahan HUT Kemerdekaan. Ibu-ibu tampil dengan tariannya, kemudian warga juga menghadirkan Reog Ponorogo. Semuanya dilakukan bersama-sama sebagai bentuk kegembiraan warga dalam memperingati kemerdekaan,” jelasnya.

Keterlibatan ibu-ibu RW 10 dan RW 13 juga memperlihatkan bahwa semangat kemerdekaan tidak mengenal batas usia maupun peran sosial. Para ibu tampil percaya diri di hadapan masyarakat, sementara warga lainnya memberikan dukungan dan apresiasi.

Kaliwates Rayakan Kemerdekaan dengan Kreativitas

Kegiatan Jalan Sehat HUT RI ke-81 Kelurahan Kaliwates akhirnya menjadi sebuah perayaan yang memadukan olahraga, hiburan, seni, budaya dan kebersamaan masyarakat. Dari GOR GARUDA sebagai titik start dan finish, peserta berjalan bersama menyusuri rute yang telah ditentukan, sementara di kawasan kegiatan berbagai penampilan warga terus memberikan hiburan.

Bagi Kelurahan Kaliwates, partisipasi kelompok ibu-ibu RW 10 dan RW 13 menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui kreativitas sederhana yang dikerjakan secara bersama-sama. Latihan yang dimulai sejak awal Agustus berbuah sebuah pertunjukan yang mampu menghidupkan suasana dan memberikan pengalaman berbeda bagi peserta jalan sehat.

Lebih jauh, keterlibatan masyarakat dalam kegiatan seperti ini juga menjadi sarana memperkuat guyub rukun, gotong royong dan rasa memiliki terhadap lingkungan. Warga bukan hanya menjadi penonton, tetapi menjadi bagian dari cerita besar perayaan kemerdekaan.

Semangat itulah yang membuat Jalan Sehat HUT RI ke-81 Kelurahan Kaliwates terasa sebagai pesta rakyat yang sesungguhnya. Ada langkah kaki untuk menjaga kesehatan, ada tarian untuk mengekspresikan kegembiraan, ada Reog untuk merawat budaya, dan ada kebersamaan warga yang menjadi kekuatan utama.

Dari RW 10 dan RW 13 untuk Kaliwates, dari warga untuk warga—merayakan kemerdekaan dengan kreativitas, kebersamaan dan penuh suka cita. Semua Karena Cinta.

Galeri Foto