International Jember Marching Carnival 2026 Siap Gaungkan Jember ke Kancah Internasional
- 18 Juli 2026
- Dibaca 67 Kali
Bagikan Via:
International Jember Marching Carnival 2026 Siap Gaungkan Jember ke Kancah Internasional
JEMBER, 18 JULI 2026 – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember terus mematangkan persiapan penyelenggaraan International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026. Ajang berskala internasional tersebut diharapkan semakin memperkuat citra Kabupaten Jember sebagai daerah yang mampu menghadirkan event kreatif berkelas dunia sekaligus menjadi magnet kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara.
Rencana penyelenggaraan IJMC 2026 disampaikan Bupati Jember Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. saat memberikan sambutan pada kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di Lapangan SMP Negeri 1 Jember, Jumat, 17 Juli 2026. Dalam kesempatan itu, Fawait mengajak seluruh masyarakat mendukung rangkaian agenda peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember, termasuk International Jember Marching Carnival yang telah masuk dalam kalender event resmi pemerintah daerah.
Menurut Fawait, penyelenggaraan IJMC bukan sekadar menjadi ajang pertunjukan marching band. Lebih dari itu, kegiatan tersebut merupakan media promosi daerah yang efektif untuk memperkenalkan potensi Kabupaten Jember kepada masyarakat nasional maupun dunia internasional melalui kreativitas, seni pertunjukan, dan budaya.
"Kami ingin setiap agenda bertaraf internasional yang diselenggarakan di Jember mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. International Jember Marching Carnival menjadi salah satu sarana memperkenalkan Jember kepada dunia sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan perekonomian daerah," ujar Dr. H. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc.
Ia menjelaskan, kehadiran peserta dan tamu dari berbagai daerah maupun luar negeri diharapkan mampu meningkatkan tingkat hunian hotel, mendorong pertumbuhan usaha kuliner, transportasi, hingga memberikan peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produk unggulannya.
Selain memberikan dampak ekonomi, penyelenggaraan IJMC juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan, disiplin, dan kreativitas melalui seni marching band. Pemkab Jember berharap kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi daerah sebagai salah satu pusat penyelenggaraan event kreatif di Indonesia.
Fawait menambahkan, keberhasilan berbagai event internasional yang digelar di Jember selama ini menunjukkan bahwa daerah memiliki kapasitas sebagai tuan rumah kegiatan berskala besar. Karena itu, seluruh perangkat daerah bersama panitia terus melakukan koordinasi agar penyelenggaraan IJMC 2026 berlangsung aman, tertib, dan memberikan pengalaman terbaik bagi seluruh peserta maupun pengunjung.
Sementara itu, Camat Sumbersari Deni Hadiatullah, S.IP., MM., yang ditemui usai kegiatan MPLS, mengajak masyarakat mendukung suksesnya penyelenggaraan International Jember Marching Carnival 2026. Menurutnya, agenda tersebut menjadi kebanggaan masyarakat Jember karena mampu memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.
"International Jember Marching Carnival menjadi salah satu event yang membanggakan Kabupaten Jember. Selain memperkuat citra daerah di tingkat internasional, kegiatan ini juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat, mulai dari pelaku UMKM, sektor perhotelan, kuliner, hingga jasa transportasi. Kami berharap seluruh masyarakat ikut menyukseskan agenda ini dengan menjadi tuan rumah yang ramah bagi para tamu," ujar Deni.
Berdasarkan kalender kegiatan Pemerintah Kabupaten Jember, International Jember Marching Carnival (IJMC) 2026 akan berlangsung pada 7–9 Agustus 2026 sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten Jember optimistis penyelenggaraan event tersebut akan semakin mengukuhkan posisi Jember sebagai destinasi wisata kreatif bertaraf internasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui meningkatnya kunjungan wisatawan dan aktivitas usaha masyarakat. (sar)