Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Gelontorkan Beras SPHP dan MinyaKita di Pasar Kreongan
- 02 April 2026
- Dibaca 296 Kali
Bagikan Via:
Jaga Stabilitas Harga, Pemkab Jember Gelontorkan Beras SPHP dan MinyaKita di Pasar Kreongan
JEMBER, 02 APRIL 2026 - Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, serta Perdagangan (Diskopumdag) Kabupaten Jember kembali mengintervensi pasar guna meredam gejolak harga pangan. Melalui operasi pasar di Pasar Kreongan pada Kamis, 02 April 2026, pemerintah daerah berupaya mengamankan ketersediaan sekaligus menjaga stabilitas harga bahan pokok penting (bapokting).
Pantauan di lokasi menunjukkan antusiasme tinggi dari masyarakat yang telah memadati area pasar sejak pagi. Yayuk, salah seorang warga setempat, mengaku sengaja datang lebih awal karena sudah menandai jadwal rutin operasi pasar tersebut.
"Saya sudah tahu kalau biasanya operasi pasar diadakan setiap hari Kamis, jadi saya tunggu dari tadi supaya tidak kehabisan," ujar Yayuk saat ditemui di sela-sela antrean.
Dalam giat kali ini, pemerintah menyuplai sejumlah komoditas kunci dengan harga di bawah rata-rata pasar. Di antaranya adalah beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 30 sak yang dibanderol seharga Rp57.000 per kemasan 5 kilogram. Selain beras, tersedia pula 20 karton minyak goreng kemasan MinyaKita yang dijual seharga Rp15.500 per liter.
Kepala Bidang Pengembangan Perdagangan dan Pengawasan Barang Pokok Penting (Bapokting), Lilik Makhfiyah, S.Pd, M.Pd, menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kehadiran negara dalam menjamin akses pangan murah bagi warga, terutama pascamomen hari besar keagamaan.
"Melalui operasi pasar ini, kami berupaya membantu masyarakat agar dapat memperoleh bahan pokok dengan harga yang wajar dan terjangkau. Fokus kami adalah memastikan komoditas bapokting yang menjadi kebutuhan harian tetap terpenuhi tanpa harus terbebani lonjakan harga," tegas Lilik.
Lebih lanjut, Lilik menjelaskan bahwa operasi pasar ini merupakan instrumen krusial dalam mengendalikan laju inflasi daerah (TPID). Sasaran utamanya adalah masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah agar daya beli mereka tetap terjaga di tengah fluktuasi ekonomi.
Guna memastikan distribusi tepat sasaran dan menghindari aksi borong, petugas di lapangan melakukan pengawasan ketat selama proses transaksi berlangsung.
Pemerintah Kabupaten Jember berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan operasi pasar ini secara berkala ke wilayah-wilayah lain. Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pemerataan akses pangan murah di seluruh pelosok Kabupaten Jember. (za)