logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, dan Perdagangan

Jaga Stabilitas Pangan, Diskopumdag Jember Pastikan Harga Daging Sapi Kembali Melandai

  • 28 Maret 2026
  • Dibaca 188 Kali
Bagikan Via:
jaga-stabilitas-pangan-diskopumdag-jember-pastikan-harga-daging-sapi-kembali-melandai-20260328

Jaga Stabilitas Pangan, Diskopumdag Jember Pastikan Harga Daging Sapi Kembali Melandai

JEMBER, 28 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember, Jawa Timur, melalui Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, dan Perdagangan (Diskopumdag), secara konsisten mengawal stabilitas harga bahan pokok dan barang penting (bapokting) di wilayahnya.

Upaya ini membuahkan hasil positif dengan mulai melandainya harga komoditas daging sapi di sejumlah pasar rakyat pascamomentum Idulfitri. Kini, harga sumber protein hewani tersebut menjadi lebih terjangkau.

Berdasarkan hasil pemantauan harian, harga daging sapi saat ini berada pada kisaran stabil, yakni Rp125.000 hingga Rp135.000 per kilogram.

Kondisi ini mencerminkan tren penurunan yang cukup signifikan jika dibandingkan dengan periode menjelang Lebaran lalu, di mana lonjakan permintaan sempat mengerek harga ke angka yang lebih tinggi.

Salah seorang pedagang di pasar tradisional, Pri, mengonfirmasi bahwa fluktuasi harga ini merupakan fenomena tahunan yang wajar di pasar.

“Harga saat ini sudah kembali ke titik normal di angka Rp135.000 per kilogram setelah sebelumnya sempat menyentuh angka Rp150.000 akibat tingginya konsumsi masyarakat saat hari raya,” ujarnya, Sabtu 28 Maret 2026.

Kestabilan harga ini bukan tanpa alasan. Berdasarkan laporan terbaru per 28 Maret 2026, kondisi ini dipicu oleh normalisasi pola konsumsi masyarakat yang mulai kembali stabil.

Selain itu, kelancaran rantai distribusi dari peternak ke pasar tradisional serta ketersediaan stok yang melimpah di Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi faktor kunci harga tetap terkendali.

Tak kalah penting, intervensi aktif dari Pemerintah Kabupaten Jember melalui pengawasan intensif dan koordinasi lintas sektor terbukti efektif mencegah adanya spekulasi harga di tingkat pedagang.

Melalui monitoring yang mencakup puluhan pasar besar hingga pasar desa, Pemkab Jember memastikan bahwa fluktuasi yang terjadi tetap dalam kategori wajar tanpa menimbulkan gejolak ekonomi di tengah masyarakat.

Dengan demikian, daya beli warga diharapkan terus menguat seiring dengan terjaganya inflasi daerah. (hna)

Galeri Foto