logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Koordinasi SPAB di Sumberjambe, BPBD Jember Perkuat Kesiapsiagaan Sekolah dalam Program Bunga Desaku

  • 10 Februari 2026
  • Dibaca 218 Kali
Bagikan Via:
koordinasi-spab-di-sumberjambe-bpbd-jember-perkuat-kesiapsiagaan-sekolah-dalam-program-bunga-desaku-20260210

Koordinasi SPAB di Sumberjambe, BPBD Jember Perkuat Kesiapsiagaan Sekolah dalam Program Bunga Desaku

Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember melaksanakan kegiatan koordinasi Program Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) yang terintegrasi dalam Kegiatan Bunga Desaku. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat kesiapsiagaan dan budaya sadar bencana di lingkungan pendidikan. Koordinasi tersebut menyasar sekolah-sekolah yang berada di wilayah rawan bencana, khususnya di Kecamatan Sumberjambe. Melalui kegiatan ini, diharapkan sekolah tidak hanya menjadi tempat belajar, tetapi juga menjadi ruang aman bagi peserta didik dan tenaga pendidik saat terjadi bencana.

Kegiatan koordinasi SPAB ini dilaksanakan di beberapa lokasi, yakni SMPN 4 Sumberjambe dan SDN Gunungmalang 02 yang merupakan sekolah satu atap, Kantor Desa Gunungmalang, serta Kantor Kecamatan Sumberjambe. Kedua sekolah tersebut memiliki total ratusan warga sekolah, dengan SMPN 4 Sumberjambe memiliki 70 siswa dan 12 guru, sementara SDN Gunungmalang 02 memiliki 185 siswa dan 10 guru beserta kepala sekolah. Pemilihan lokasi ini didasarkan pada pentingnya kesiapan sekolah dalam menghadapi potensi bencana di wilayah setempat. Selain itu, keterlibatan pemerintah desa dan kecamatan menjadi bagian penting dalam menyelaraskan program SPAB dengan kebijakan pengurangan risiko bencana berbasis masyarakat.

Koordinasi ini dilaksanakan oleh tim BPBD Kabupaten Jember yang terdiri dari M. Miftachul Munir, S.T., M. Agus Shofarudin, S.Pd., M. Faris Fadhil, S.Tr.P., dan Rizky Kusumawardani Putri, S.Geo. Dalam kegiatan tersebut, tim memberikan penjelasan teknis terkait program SPAB, termasuk rencana pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan dalam rangkaian Bunga Desaku. Salah satu fokus utama adalah pembentukan Tim Siaga Bencana Sekolah (TSBS) yang dibagi menjadi dua tim sesuai dengan masing-masing sekolah. Tim ini nantinya akan berperan aktif dalam mendukung pelaksanaan sosialisasi, simulasi, serta upaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan sekolah.

Hasil dari koordinasi ini menghasilkan kesepakatan pelaksanaan Program SPAB yang akan berlangsung selama tiga hari, yakni pada Kamis hingga Sabtu, 12–14 Februari 2026. Rangkaian kegiatan meliputi sosialisasi SPAB, gladi ruang dan gladi posko, hingga simulasi bencana yang akan dilaksanakan bersamaan dengan Kegiatan Bunga Desaku. Kegiatan ini juga akan diintegrasikan dengan penguatan kapasitas Desa Tangguh Bencana (Destana) Gunungmalang, sehingga peserta didik, guru, dan masyarakat dapat terlibat secara langsung. Dengan pendekatan ini, BPBD Kabupaten Jember berupaya membangun sinergi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang lebih siap dan tangguh menghadapi bencana.

Melalui koordinasi Program SPAB ini, BPBD Kabupaten Jember menegaskan pentingnya pendidikan kebencanaan sejak dini sebagai bagian dari strategi pengurangan risiko bencana. Kegiatan ini tidak hanya bertujuan meningkatkan pengetahuan, tetapi juga membangun keterampilan dan kesiapsiagaan seluruh unsur sekolah dan masyarakat. Diharapkan, dengan adanya program ini, sekolah-sekolah di Kecamatan Sumberjambe dapat menjadi contoh penerapan Satuan Pendidikan Aman Bencana yang berkelanjutan. Ke depan, sinergi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan masyarakat Jember dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Galeri Foto