Aduan Wadul Gus’e Ditindaklanjuti, Tim PMKS dan PKH Bantu Lansia Patah Kaki di Sumberpakem
- 12 Mei 2026
- Dibaca 84 Kali
Bagikan Via:
Aduan Wadul Gus’e Ditindaklanjuti, Tim PMKS dan PKH Bantu Lansia Patah Kaki di Sumberpakem
JEMBER, 12 MEI 2026 – Senin, 11 Mei 2026, tim PMKS Kecamatan Sumberjambe bersama TKSK, pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), pemerintah desa, dan unsur terkait turun langsung memberikan bantuan kepada seorang lansia bernama Aryama, warga Dusun Karang Duren, Desa Sumberpakem, Kecamatan Sumberjambe, Kabupaten Jember, setelah adanya aduan masyarakat melalui kanal Wadul Gus’e Jember. Aduan tersebut menyebutkan bahwa lansia kelahiran tahun 1952 dengan status cerai mati itu mengalami patah kaki akibat terjatuh dan dinilai kurang mendapatkan perhatian dari pihak keluarga.
Setelah menerima laporan, tim gabungan langsung melakukan peninjauan ke lokasi untuk memastikan kondisi yang bersangkutan sekaligus memberikan bantuan darurat. Dalam kegiatan tersebut, bantuan yang disalurkan meliputi alat bantu jalan berupa walker, kasur lipat, paket sembako, serta bantuan sandang untuk mendukung kebutuhan sehari-hari Aryama selama masa pemulihan.
Pendamping PKH Kecamatan Sumberjambe Mahrus mengatakan, penanganan cepat dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap warga lanjut usia yang membutuhkan perhatian dan pendampingan sosial. Menurutnya, kondisi Aryama membutuhkan dukungan bersama agar proses pemulihan dapat berjalan lebih baik.
“Setelah menerima informasi dari kanal Wadul Gus’e, kami bersama tim langsung turun ke lokasi untuk memastikan kondisi beliau. Alhamdulillah hari ini kami bisa memberikan bantuan kebutuhan dasar dan alat bantu yang diperlukan,” ujarnya.
Ia menjelaskan, selain bantuan barang kebutuhan sehari-hari, pendampingan sosial juga akan terus dilakukan agar kondisi Aryama tetap terpantau. Koordinasi dengan pemerintah desa dan lingkungan sekitar juga dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar lansia tersebut tetap terpenuhi.
“Kami berharap ada perhatian bersama dari lingkungan sekitar maupun keluarga agar beliau tidak merasa sendirian selama masa pemulihan,” katanya.
Sementara itu, Kasi PMKS Kecamatan Sumberjambe Agus juga menegaskan bahwa pemerintah kecamatan akan terus merespons setiap aduan masyarakat yang berkaitan dengan kondisi sosial warga rentan. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, pendamping sosial, dan masyarakat sangat penting dalam penanganan kasus sosial di lapangan.
“Kami berupaya hadir secepat mungkin ketika ada laporan masyarakat. Penanganan seperti ini membutuhkan kerja sama semua pihak agar warga yang membutuhkan bisa segera mendapatkan bantuan,” ujarnya.
Tim PMKS dan pendamping sosial juga melakukan komunikasi dengan warga sekitar terkait kondisi Aryama. Masyarakat setempat turut membantu proses penanganan dan mendukung upaya pendampingan terhadap lansia tersebut.
Kegiatan penyaluran bantuan berlangsung dengan lancar dan mendapat respons positif dari warga sekitar. Kehadiran tim sosial dinilai memberikan perhatian nyata terhadap masyarakat rentan yang membutuhkan penanganan cepat.
Pemerintah Kecamatan Sumberjambe bersama unsur pendamping sosial memastikan akan terus melakukan pemantauan terhadap kondisi Aryama serta berupaya memberikan pendampingan lanjutan sesuai kebutuhan yang diperlukan. (wd)