Pesparawi 2026 Gaungkan Harmoni di Jember, Bakesbangpol Tegaskan Komitmen Rawat Kerukunan Umat Beragama
- 01 Juni 2026
- Dibaca 51 Kali
Bagikan Via:
Pesparawi 2026 Gaungkan Harmoni di Jember, Bakesbangpol Tegaskan Komitmen Rawat Kerukunan Umat Beragama
JEMBER, 01 JUNI 2026 - Semangat toleransi dan persaudaraan lintas umat beragama kembali menggema di Kabupaten Jember. Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menunjukkan komitmennya dalam menjaga kerukunan dan memperkuat kohesi sosial dengan mendukung penyelenggaraan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Kabupaten Jember 2026 yang digelar di Main Hall GMS, Jalan W.R. Supratman I/1A, Senin 01 Juni 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan Musyawarah Antar Gereja (MAG) Kabupaten Jember tersebut tidak sekadar menjadi ajang kompetisi seni rohani. Lebih dari itu, Pesparawi hadir sebagai ruang silaturahmi, pembinaan karakter, sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat Jember yang majemuk.
Mewakili Kepala Bakesbangpol Kabupaten Jember, Kepala Bidang Ketahanan Ekonomi, Sosial, Budaya, Agama, dan Organisasi Kemasyarakatan (Ekososbud Agama dan Ormas), Mega Wulandari, hadir bersama jajaran staf dan secara resmi membuka kegiatan tersebut.
Sejak awal acara, suasana hangat dan penuh kekeluargaan sudah terasa. Penampilan Tari Penyambutan dari siswa-siswi SMAK St. Paulus Jember sukses memukau para tamu undangan. Tarian tersebut menjadi simbol keterbukaan, persaudaraan, dan penghormatan kepada seluruh peserta serta tamu yang hadir.
Dalam sambutannya, Mega Wulandari mengapresiasi penyelenggara yang telah menghadirkan wadah positif bagi umat Kristen untuk mengembangkan bakat dan kreativitas melalui seni rohani.
Menurutnya, kegiatan keagamaan yang dikemas melalui pendekatan seni dan budaya memiliki peran penting dalam membangun karakter, memperkuat moralitas, sekaligus mempererat persatuan masyarakat.
“Pemerintah Kabupaten Jember melalui Bakesbangpol senantiasa mendukung setiap kegiatan keagamaan yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan memperkuat nilai-nilai toleransi, persaudaraan, serta kerukunan antarumat beragama. Pesparawi ini menjadi contoh nyata bagaimana keberagaman dapat dirawat melalui kegiatan yang positif, edukatif, dan membangun,” ujar Mega.
Prosesi pembukaan berlangsung meriah dan sarat makna. Pembukaan resmi ditandai dengan pemukulan gong secara bersama-sama oleh perwakilan Bakesbangpol Kabupaten Jember, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jember, para tokoh agama dan pendeta, serta Ketua MAG Kabupaten Jember, Ignatius Sumarwiadi.
Momentum tersebut menjadi simbol kuat sinergi antara pemerintah, tokoh agama, dan organisasi keagamaan dalam menjaga stabilitas sosial serta memperkuat kehidupan masyarakat yang harmonis.
Pesparawi 2026 mempertandingkan sejumlah kategori, mulai dari Tutur Alkitab, Solo Remaja, Solo Dewasa, hingga Band. Perlombaan dilaksanakan di dua lokasi berbeda. Kategori Tutur Alkitab, Solo Remaja, dan Band dipusatkan di Main Hall GMS, sedangkan kategori Solo Dewasa berlangsung di Gedung GGK, Jalan Trunojoyo, Jember.
Antusiasme peserta tampak tinggi sepanjang kegiatan. Anak-anak, remaja, hingga jemaat dewasa menunjukkan kemampuan terbaik mereka dalam membawakan lagu-lagu rohani maupun menyampaikan pesan-pesan keagamaan yang sarat nilai moral dan spiritual. Dukungan keluarga, jemaat gereja, serta masyarakat turut menciptakan atmosfer kompetisi yang sehat dan penuh semangat.
Bagi Bakesbangpol, keberhasilan Pesparawi tidak hanya diukur dari suksesnya perlombaan, melainkan juga dari terciptanya ruang kebersamaan yang memperkuat ketahanan sosial masyarakat. Kegiatan seperti ini dinilai menjadi bagian penting dalam membangun moderasi beragama, memperkuat persatuan, serta mencegah potensi konflik di tengah keberagaman.
Hingga kegiatan berakhir pukul 14.00 WIB, seluruh rangkaian acara berlangsung aman, tertib, dan lancar. Lebih dari sekadar festival seni rohani, Pesparawi 2026 berhasil menghadirkan pesan kuat bahwa toleransi, persaudaraan, dan penghormatan terhadap perbedaan merupakan fondasi utama dalam menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat.
Keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi tahun ini sekaligus menjadi cerminan bahwa semangat kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Jember terus tumbuh dan terpelihara. Melalui kolaborasi pemerintah daerah, organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen warga, Jember semakin mengukuhkan diri sebagai daerah yang damai, inklusif, serta menjunjung tinggi nilai-nilai kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
Bakesbangpol Kabupaten Jember menegaskan akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan dan kemasyarakatan yang mampu memperkuat persatuan, menjaga stabilitas daerah, serta membangun masyarakat yang religius, toleran, dan berwawasan kebangsaan menuju terwujudnya Jember Baru, Jember Maju. (but)