logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana

Lawan Kusta dari Puskesmas, Dinkes PPKB Jember Bareng NLR Indonesia Latih 24 Dokter Selama Empat Hari

  • 13 Juni 2026
  • Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
lawan-kusta-dari-puskesmas-dinkes-ppkb-jember-bareng-nlr-indonesia-latih-24-dokter-selama-empat-hari-20260614

Lawan Kusta dari Puskesmas, Dinkes PPKB Jember Bareng NLR Indonesia Latih 24 Dokter Selama Empat Hari

JEMBER, 13 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Jember terus memperkuat upaya pencegahan dan pengendalian kusta melalui peningkatan kapasitas tenaga kesehatan. Sebanyak 24 dokter puskesmas mengikuti Pelatihan Program Pencegahan dan Pengendalian Kusta yang digelar selama empat hari, 10–13 Juni 2026, di Hotel Grand Valonia.

Pelatihan yang diselenggarakan Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember bekerja sama dengan Yayasan NLR Indonesia itu bertujuan menyiapkan dokter rujukan kusta di fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) di seluruh wilayah Kabupaten Jember.

Langkah tersebut dinilai penting karena Kabupaten Jember masih menemukan kasus kusta baru setiap tahun, baik pada kelompok usia dewasa maupun anak-anak. Karena itu, penguatan kapasitas tenaga medis menjadi salah satu strategi utama untuk mempercepat penemuan kasus, meningkatkan kualitas pelayanan, serta menekan risiko kecacatan akibat penyakit tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinkes PPKB Kabupaten Jember, dr. Rita Wahyuningsih, mengatakan peningkatan kompetensi tenaga kesehatan merupakan bagian penting dalam upaya memutus rantai penularan kusta di masyarakat.

“Salah satu upaya dalam pengendalian dan pencegahan kusta di Kabupaten Jember yaitu dengan meningkatkan kapasitas tenaga kesehatan, khususnya tenaga medis, agar mampu melakukan tata laksana dan upaya pencegahan penularan secara optimal. Di Kabupaten Jember kita masih menemukan kasus kusta baru, baik pada orang dewasa maupun anak-anak setiap tahunnya,” ujarnya, Sabtu 13 Juni 2026.

Selama pelatihan, peserta memperoleh materi mengenai epidemiologi kusta, deteksi dan diagnosis kasus, tata laksana pengobatan, pencatatan dan pelaporan program, penyuluhan serta konseling, hingga surveilans penyakit. Selain pembelajaran teori, para dokter juga mengikuti diskusi kasus dan praktik klinis guna memperkuat kemampuan penanganan pasien di layanan primer.

Menurut Rita, keberadaan dokter yang memiliki kompetensi khusus dalam penanganan kusta sangat dibutuhkan untuk mempercepat penemuan kasus, memberikan terapi yang tepat, mencegah kecacatan, serta meningkatkan kualitas hidup pasien.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu menjadi dokter rujukan kusta di puskesmas masing-masing sekaligus menjadi penggerak program pencegahan dan pengendalian kusta di wilayah kerjanya. Mereka juga dibekali modul pelatihan sebagai pedoman dalam menjalankan layanan dan program kusta secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara Dinkes PPKB Kabupaten Jember dan Yayasan NLR Indonesia diharapkan semakin memperkuat langkah eliminasi kusta melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia kesehatan. Dengan dukungan tenaga medis yang kompeten, target penurunan kasus baru dan pengendalian kusta di Kabupaten Jember diharapkan dapat tercapai lebih optimal. (ken)

Galeri Foto