Sentuh Kelompok Rentan, Kecamatan Jenggawah Jemput Bola Adminduk Warga Disabilitas dan Lansia
- 15 Juli 2026
- Dibaca 30 Kali
Bagikan Via:
Sentuh Kelompok Rentan, Kecamatan Jenggawah Jemput Bola Adminduk Warga Disabilitas dan Lansia
JEMBER, 15 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Jenggawah bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember terus berkomitmen menghadirkan pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) yang inklusif. Melalui aksi jemput bola, petugas mendatangi langsung kediaman penyandang disabilitas dan lansia sebatang kara di Desa Cangkring, Kecamatan Jenggawah, Selasa 14 Juli 2026.
Layanan khusus ini menyasar empat titik lokasi yang tersebar di tiga dusun, yakni Dusun Jatirejo, Dusun Cangkring Baru, dan Dusun Curahrejo. Perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) diberikan kepada tiga penyandang disabilitas dan seorang lansia sebatang kara yang memiliki keterbatasan fisik berat.
Dalam aksi humanis tersebut, petugas menemukan realitas menyentuh: seorang lansia berusia 82 tahun hidup sebatang kara dengan kondisi kesehatan yang memprihatinkan. Akibat tidak memiliki dokumen adminduk selama bertahun-tahun, lansia yang mengidap hipertensi ini sebelumnya tidak pernah tersentuh program bantuan sosial dari pemerintah.
Camat Jenggawah, Soetjahyo, S.P., M.M., menegaskan bahwa negara harus hadir untuk seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali, terutama kelompok rentan yang memiliki keterbatasan mobilitas.
"Melalui layanan jemput bola ini, kami ingin memastikan penyandang disabilitas maupun lansia tetap memperoleh hak adminduknya. Dokumen kependudukan adalah pintu awal untuk mengakses berbagai pelayanan publik dan program bantuan pemerintah," ujar Soetjahyo di sela-sela kegiatan.
Tidak hanya urusan administrasi, sinergi ini juga melibatkan tenaga kesehatan dari Puskesmas Jenggawah untuk melakukan pemeriksaan kesehatan gratis secara intensif kepada para penerima layanan.
Senada dengan Camat, Kepala Seksi Pelayanan Umum Kecamatan Jenggawah, Evi Triana, S.TP., M.M., menjelaskan bahwa aksi ini merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah dalam memberikan pelayanan yang memanusiakan warga.
"Kami tidak hanya merekam E-KTP, tetapi juga memastikan warga dengan keterbatasan mendapatkan kelayakan hidup. Harapannya, setelah dokumen ini terbit, mereka bisa segera mendapatkan akses layanan kesehatan dan bantuan sosial," ungkap Evi.
Kolaborasi multi-sektor yang melibatkan Pemcam Jenggawah, Dispendukcapil Jember, Puskesmas, hingga perangkat desa ini berjalan dengan aman dan kondusif. Langkah progresif ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalam memastikan tidak ada satu pun warga Jember yang tertinggal dalam mendapatkan hak dasarnya. (fnd)