Wujud Dukungan Pemkab Jember, Guru Ngaji dan Modin di Kelurahan Patrang Terima Insentif
- 14 Maret 2026
- Dibaca 201 Kali
Bagikan Via:
Wujud Dukungan Pemkab Jember, Guru Ngaji dan Modin di Kelurahan Patrang Terima Insentif
JEMBER, 14 MARET 2026 - Pemerintah Kabupaten Jember kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung peran tokoh keagamaan di tingkat akar rumput. Hal itu terlihat dari penyaluran insentif bagi guru ngaji dan modin di Kelurahan Patrang, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Sabtu 14 Maret 2026 sekitar pukul 11.00 WIB.
Sebanyak 84 penerima mendapatkan insentif pada kegiatan tersebut. Mereka terdiri atas 82 guru ngaji dan dua modin yang selama ini aktif membina kehidupan keagamaan di lingkungan masyarakat.
Penyaluran insentif ini tidak sekadar bantuan finansial, tetapi juga menjadi bentuk apresiasi atas dedikasi para guru ngaji dan modin yang telah berkontribusi dalam membina akhlak dan pendidikan keagamaan masyarakat, khususnya generasi muda.
Pelaksana Tugas (PLt) Lurah Gebang, Horiyono, menyampaikan rasa terima kasih kepada Bupati Jember atas perhatian yang diberikan kepada para penggerak kegiatan keagamaan di tingkat kelurahan.
Menurutnya, insentif tersebut merupakan bukti nyata bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap peran penting guru ngaji dan modin dalam menjaga nilai-nilai religius di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, hari ini insentif untuk guru ngaji dan modin di Kelurahan Patrang dapat tersalurkan. Kami mengucapkan terima kasih kepada Gus Bupati yang telah merealisasikan bantuan ini,” ujar Horiyono.
Ia menilai keberadaan guru ngaji dan modin sangat strategis dalam kehidupan sosial masyarakat. Selain menjadi pengajar ilmu agama, mereka juga berperan sebagai panutan serta penguat nilai moral di lingkungan tempat tinggalnya.
Salah satu penerima insentif, Abdurrahman, mengaku bersyukur atas perhatian pemerintah daerah terhadap para guru ngaji. Ia menilai bantuan tersebut menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian yang selama ini dijalankan secara tulus.
“Alhamdulillah, kami sangat berterima kasih kepada pemerintah, khususnya Gus Bupati. Bantuan ini tentu sangat berarti bagi kami dan menjadi penyemangat untuk terus mengajar mengaji,” kata Abdurrahman.
Hal senada disampaikan Ahmad Sumaji. Ia berharap perhatian terhadap guru ngaji dan modin dapat terus berlanjut pada tahun-tahun mendatang, sehingga para pengajar agama semakin termotivasi dalam membina generasi muda.
“Kami bersyukur dan mengucapkan terima kasih atas insentif ini. Semoga program seperti ini terus berjalan karena sangat membantu dan memberi semangat bagi kami,” ujarnya.
Penyaluran insentif tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh rasa kekeluargaan. Bagi para penerima, bantuan itu tidak hanya bernilai materi, tetapi juga menjadi simbol pengakuan atas peran mereka dalam menjaga kehidupan religius masyarakat di Kabupaten Jember. (yud)