logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Tekan AKI di Jember, Puskesmas Gladak Pakem Gelar Penjaringan Ibu Hamil Risiko Tinggi

  • 21 April 2026
  • Dibaca 170 Kali
Bagikan Via:
tekan-aki-di-jember-puskesmas-gladak-pakem-gelar-penjaringan-ibu-hamil-risiko-tinggi-20260422

Tekan AKI di Jember, Puskesmas Gladak Pakem Gelar Penjaringan Ibu Hamil Risiko Tinggi

JEMBER, 21 APRIL 2026 — Upaya menekan angka kematian ibu (AKI) terus dilakukan oleh Puskesmas Gladak Pakem. Salah satunya melalui kegiatan skrining atau penjaringan ibu hamil dengan risiko tinggi dan sangat tinggi yang dilaksanakan pada Selasa, 21 April 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Puskesmas Gladak Pakem menghadirkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi, dr. Eka Dina Indriani, Sp.OG, untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh kepada para ibu hamil di wilayah kerjanya.

Eka Dina Indriani menjelaskan bahwa skrining ini dilakukan untuk mengidentifikasi sejak dini potensi risiko dalam kehamilan. Pemeriksaan meliputi anamnesis, pemeriksaan fisik, hingga penggunaan ultrasonografi (USG).

“Dari hasil pemeriksaan tersebut, kami dapat menentukan diagnosis serta langkah penanganan selanjutnya, apakah pasien memerlukan rujukan atau cukup ditangani di fasilitas ini,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam menurunkan AKI di Kabupaten Jember yang saat ini masih tergolong tinggi, bahkan tercatat sebagai yang tertinggi di Jawa Timur.

Lebih lanjut, skrining difokuskan pada deteksi dini kondisi berisiko seperti preeklamsia atau hipertensi dalam kehamilan, serta potensi perdarahan pasca persalinan (HPP). Kedua kondisi tersebut diketahui sebagai penyebab utama tingginya angka kematian ibu.

“Dengan deteksi dini, diharapkan komplikasi seperti hipertensi dalam kehamilan maupun perdarahan dapat dicegah, baik sebelum, saat, maupun setelah persalinan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Gladak Pakem, dr. Tunsiah, menyampaikan bahwa kehadiran dokter spesialis memberikan manfaat besar bagi para ibu hamil.

“Kegiatan ini bertujuan agar ibu hamil dapat memperoleh pemeriksaan lebih mendalam, sehingga dapat diketahui apakah terdapat risiko dalam kehamilan mereka atau tidak,” jelasnya.

Menurutnya, hasil skrining akan menjadi dasar dalam menentukan tata laksana yang tepat bagi ibu hamil, sekaligus membantu tenaga kesehatan dalam merencanakan proses persalinan secara lebih baik.

“Harapannya, melalui kegiatan ini, penanganan kehamilan dapat dilakukan dengan lebih terencana, sehingga angka kematian ibu di wilayah kerja Puskesmas Gladak Pakem dapat ditekan,” pungkas Tunsiah.

Kegiatan skrining ini mendapat respons positif dari masyarakat, khususnya para ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Gladak Pakem yang merasa terbantu dengan adanya pemeriksaan langsung oleh dokter spesialis. Upaya kolaboratif ini diharapkan terus berlanjut sebagai bagian dari komitmen peningkatan layanan kesehatan ibu dan anak di Jember. (aji)

Galeri Foto