Jelang Akad Nikah Rumah Warga Panti Diamuk Si Jago Merah, Camat Segera Turun ke Lokasi
- 22 Mei 2026
- Dibaca 120 Kali
Bagikan Via:
Jelang Akad Nikah Rumah Warga Panti Diamuk Si Jago Merah, Camat Segera Turun ke Lokasi
JEMBER, 22 MEI 2026 - Suasana khidmat yang sedianya menyelimuti persiapan pernikahan di Dusun Krajan, Desa Panti, mendadak berubah menjadi kepanikan luar biasa pada Jumat pagi, 22 Mei 2026. Sebuah insiden kebakaran hebat melanda rumah Ibu Sumarni yang berlokasi di Perumahan Griya Panti Raya, RT 01 RW 06, Dusun Krajan, Desa Panti, Kecamatan Panti.
Peristiwa nahas ini terjadi sekitar pukul 07.00 WIB, tepat satu jam sebelum prosesi akad nikah dan acara walimatul ursy (resepsi pernikahan) yang dijadwalkan berlangsung pada pukul 08.00 WIB.
Menurut informasi yang dihimpun di lapangan, api pertama kali muncul dari arah dapur akibat adanya kebocoran pada tabung gas elpiji yang sedang digunakan untuk memasak hidangan hajatan. Embusan gas yang keluar dengan cepat menyambar sumber api terdekat, memicu kobaran besar yang langsung menjalar ke bagian bangunan rumah.
Mendengar laporan musibah tersebut, jajaran Pemerintah Kecamatan Panti bersama unsur terkait langsung bergerak cepat mendatangi lokasi kejadian untuk meninjau situasi, memberikan bantuan darurat, serta memastikan penanganan pasca-kebakaran berjalan maksimal.
Camat Panti Hendra Kusuma, S.Sos, M.M menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang menimpa warganya, terlebih insiden ini terjadi di tengah momen bahagia keluarga.
"Kami dari pihak kecamatan turut berduka atas musibah ini. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan penanganan medis bagi korban luka dan memberikan dukungan moral maupun material yang dibutuhkan oleh keluarga Ibu Sumarni," ujar Hendra Kusuma setibanya di lokasi.
Akibat insiden ini, dilaporkan terdapat dua orang korban luka yang langsung dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif. Kedua korban tersebut diketahui bernama Sundari dan Sundari Asih
Hingga berita ini diturunkan, pihak berwenang bersama warga setempat masih melakukan pembersihan di area terdampak. Sementara itu, agenda pernikahan yang telah direncanakan terpaksa mengalami penyesuaian akibat situasi darurat ini. Pihak kecamatan juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dalam penggunaan tabung gas, terutama saat menghadapi aktivitas memasak berskala besar seperti acara hajatan. (jha)