Guru Ngaji hingga Guru Kitab Suci se-Kecamatan Kaliwates Terima Insentif, Mereka Sampaikan Terima Kasih kepada Gus Fawait
- 14 Maret 2026
- Dibaca 141 Kali
Bagikan Via:
Guru Ngaji hingga Guru Kitab Suci se-Kecamatan Kaliwates Terima Insentif, Mereka Sampaikan Terima Kasih kepada Gus Fawait
JEMBER, 14 MARET 2026 – Wajah-wajah penuh rasa syukur menyelimuti Kantor Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan Kaliwates, pada Sabtu 14 Maret 2026. Para guru ngaji, guru kitab suci non-muslim, hingga petugas pembantu pencatat nikah (P3N) berkumpul sejak pagi dengan wajah sumringah. Mereka datang dengan satu perasaan yang sama: bahagia karena perhatian pemerintah daerah akhirnya benar-benar mereka rasakan.
Sebanyak 153 penerima program hadir dengan penuh antusias sejak pukul 10.00 WIB untuk menerima insentif dari Pemerintah Kabupaten Jember. Bagi sebagian besar dari mereka, bantuan tersebut bukan sekadar nilai materi, tetapi juga bentuk penghargaan atas pengabdian panjang yang selama ini mereka jalani dengan tulus dalam membina kehidupan keagamaan masyarakat.
Di tengah kegiatan tersebut, Dasna Ruliyanti, seorang penerima tampak tak mampu menyembunyikan rasa haru. Selama ini, para guru ngaji dan guru kitab suci dikenal sebagai sosok yang mengabdikan waktu dan tenaga secara ikhlas, mengajarkan nilai-nilai agama, serta membimbing generasi muda di lingkungan masing-masing.
“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Ini bukan hanya soal insentif, tapi juga bentuk perhatian dari pemerintah kepada kami yang selama ini mengabdi di masyarakat. Terima kasih kepada Gus Bupati Fawait yang telah peduli kepada para guru ngaji dan guru kitab suci,” ungkapnya.
Ungkapan terima kasih juga disampaikan oleh seorang Guru Kitab Suci, Susanti Rachmat yang menilai kebijakan tersebut memberikan semangat baru bagi para tokoh agama untuk terus mengabdikan diri di tengah masyarakat. Mereka berharap perhatian pemerintah terhadap para guru agama tidak berhenti sampai di sini.
“Kami berharap program seperti ini bisa terus berlanjut ke depan. Bagi kami para guru ngaji dan guru kitab suci, perhatian seperti ini menjadi penyemangat untuk terus membimbing masyarakat dan generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai agama,” tuturnya.
Program pemberian insentif ini dinilai sebagai langkah nyata pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi kepada para tokoh agama yang selama ini menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai moral dan spiritual masyarakat.
Di Kecamatan Kaliwates, momen penyaluran insentif tersebut pun tidak hanya menjadi kegiatan administratif semata, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan yang dipenuhi rasa syukur, harapan, serta doa agar program serupa dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.