logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Angin Kencang Terjang Jember, Tujuh Desa di Lima Kecamatan Terdampak

  • 26 Januari 2026
  • Dibaca 464 Kali
Bagikan Via:
angin-kencang-terjang-jember-tujuh-desa-di-lima-kecamatan-terdampak-20260126

Angin Kencang Terjang Jember, Tujuh Desa di Lima Kecamatan Terdampak

Bencana angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Jember pada Sabtu, 24 Januari 2026, dan mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta menimbulkan korban luka. Peristiwa tersebut terjadi secara tiba-tiba sejak dini hari sekitar pukul 04.30 WIB dan berdampak pada lima kecamatan, yakni Tanggul, Ledokombo, Wuluhan, Silo, dan Balung. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember mencatat sedikitnya tujuh desa terdampak akibat kejadian ini. Angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di sejumlah titik hingga menutup akses jalan dan merusak jaringan listrik serta komunikasi.

Berdasarkan data rekapitulasi BPBD Kabupaten Jember, total dampak bencana angin kencang tersebut meliputi satu rumah rusak berat, satu rumah rusak sedang, dan empat rumah rusak ringan. Selain kerusakan bangunan, tercatat tujuh warga mengalami luka-luka dengan tingkat keparahan ringan hingga sedang. Korban luka tersebar di beberapa lokasi dan telah mendapatkan penanganan medis di fasilitas kesehatan terdekat. Hingga laporan ini disusun, tidak ada laporan korban jiwa akibat kejadian tersebut.

Di Kecamatan Tanggul, tepatnya di Desa Darungan, satu rumah milik warga atas nama Buami (86) mengalami kerusakan kategori sedang. BPBD bersama instansi terkait telah melakukan distribusi bantuan logistik kepada korban terdampak di lokasi tersebut. Sementara itu, di Desa Suren, Kecamatan Ledokombo, angin kencang menyebabkan enam warga mengalami luka ringan akibat tertimpa material dan reruntuhan. Selain itu, satu tiang listrik milik PLN roboh, serta kabel listrik dan jaringan WiFi tertimpa pohon tumbang.

Dampak serupa juga terjadi di Desa Dukuhdempok, Kecamatan Wuluhan, di mana satu pohon tumbang menutup akses jalan dan menimpa jaringan listrik serta kabel internet. Di Kecamatan Silo, dua desa terdampak cukup signifikan. Di Desa Sidomulyo, dua rumah warga mengalami kerusakan ringan, sementara di Desa Sempolan tercatat satu rumah rusak berat dan dua rumah rusak ringan. Seorang warga Desa Sempolan juga mengalami patah tulang pada tangan kanan dan sempat mendapatkan perawatan di Puskesmas Silo sebelum kembali ke rumah.

Kecamatan Balung turut terdampak dengan kerusakan di Desa Karangsemanding dan Desa Tutul. Di Karangsemanding, satu pohon tumbang menutup jalan, satu rumah rusak ringan, serta dua ruang kelas SD Nuris Karangsemanding mengalami kerusakan kategori sedang. Di Desa Tutul, pohon tumbang juga menutup akses jalan dan merusak jaringan listrik serta komunikasi.

BPBD Kabupaten Jember bersama unsur terkait hingga Sabtu sore masih melakukan penanganan di lapangan. Upaya yang dilakukan meliputi koordinasi lintas sektor, asesmen dampak bencana, pemotongan pohon tumbang, pengaturan lalu lintas, distribusi logistik, serta asesmen lanjutan untuk perhitungan kerugian. Hingga saat ini, kondisi di seluruh lokasi terdampak dilaporkan aman dan terkendali, dengan akses jalan kembali normal.

BPBD Kabupaten Jember mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang masih mungkin terjadi. Masyarakat diminta berhati-hati, terutama di wilayah dengan banyak pohon besar dan bangunan rentan. Selain itu, BPBD merekomendasikan kepada instansi terkait, khususnya Dinas PUPR, untuk melakukan pemotongan pohon rawan tumbang sebagai langkah mitigasi. Dengan kesiapsiagaan bersama, diharapkan dampak bencana dapat diminimalkan dan keselamatan warga tetap terjaga.

Galeri Foto