logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Patrang

Kasipem Trantibum Kecamatan Patrang Lakukan Identifikasi Pascakebakaran Rumah di Kelurahan Jember Lor

  • 22 Mei 2026
  • Dibaca 89 Kali
Bagikan Via:
kasipem-trantibum-kecamatan-patrang-lakukan-identifikasi-pascakebakaran-rumah-di-kelurahan-jember-lor-20260522

Kasipem Trantibum Kecamatan Patrang Lakukan Identifikasi Pascakebakaran Rumah di Kelurahan Jember Lor

JEMBER, 22 MEI 2026 – Pemerintah Kecamatan Patrang bergerak cepat menindaklanjuti peristiwa kebakaran rumah yang terjadi di wilayah Kelurahan Jember Lor, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, pada Kamis, 21 Mei 2026, sekitar pukul 15.30 WIB. Kebakaran tersebut menimpa rumah milik Ibu Ika Desi Aswariaty yang beralamat di Jalan Husa Indah Gang 5 Nomor 149 RT 04 RW 07 Lingkungan Krajan, Kelurahan Jember Lor.

Sebagai bentuk respon cepat pemerintah kecamatan, Kasi Pemerintahan dan Ketentraman Ketertiban Umum (Kasipem Trantibum) Kecamatan Patrang, Hamim Hariyawan, turun langsung ke lokasi guna melakukan identifikasi serta pendataan awal terhadap dampak kebakaran yang terjadi. Selain melakukan pengecekan kondisi bangunan, pihak kecamatan juga berkoordinasi dengan aparat kelurahan, petugas pemadam kebakaran, PLN, dan kepolisian yang berada di lokasi kejadian.

Berdasarkan hasil identifikasi awal, kebakaran diduga dipicu oleh arus pendek listrik atau korsleting yang berasal dari bagian dalam rumah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran tersebut menyebabkan sejumlah bagian rumah mengalami kerusakan dengan total kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp25 juta.

Kronologi kejadian bermula saat salah seorang tetangga korban bernama Wibowo melihat kepulan asap keluar dari sela-sela genteng rumah korban. Saat itu kondisi rumah dalam keadaan kosong karena pemilik rumah diketahui masih bekerja di luar rumah. Menyadari adanya potensi kebakaran, warga sekitar segera berupaya melakukan pertolongan awal dengan masuk melalui bagian atas rumah atau genteng untuk memastikan sumber asap sekaligus mencoba menyelamatkan barang-barang yang masih bisa diamankan.

Warga kemudian segera menghubungi petugas pemadam kebakaran. Tidak berselang lama, petugas Damkar tiba di lokasi dan langsung melakukan proses pemadaman agar api tidak merembet ke bangunan lain di kawasan permukiman padat tersebut. Berkat kesigapan petugas dan bantuan warga sekitar, kobaran api berhasil dikendalikan sebelum meluas.

Selain petugas Damkar, pihak PLN juga hadir di lokasi untuk melakukan pemeriksaan jaringan listrik dan memastikan kondisi aliran listrik di sekitar rumah aman pascakebakaran. Sementara itu, jajaran Polsek Patrang turut melakukan pengamanan area serta memasang garis polisi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kebakaran.

Saat ditemui di Kantor Kecamatan Patrang, Kasipem Trantibum Kecamatan Patrang, Hamim Hariyawan, memberikan keterangan terkait penanganan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan bergerak cepat untuk memastikan kondisi warga terdampak sekaligus melakukan koordinasi lintas instansi agar penanganan dapat berjalan optimal.

“Kami dari Kecamatan Patrang langsung melakukan identifikasi di lokasi kejadian bersama perangkat kelurahan dan instansi terkait. Berdasarkan informasi awal, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik. Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian material cukup besar,” ujarnya.

Hamim juga mengapresiasi respon cepat warga sekitar yang sigap membantu saat awal kejadian berlangsung. Menurutnya, kepedulian masyarakat menjadi salah satu faktor penting sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak sampai merembet ke rumah lainnya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, petugas Damkar, PLN, serta jajaran kepolisian yang telah bergerak cepat melakukan penanganan. Solidaritas warga saat kejadian sangat membantu proses evakuasi dan pemadaman,” tambahnya.

Lebih lanjut, pihak Kecamatan Patrang mengimbau masyarakat agar lebih meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik yang sudah lama atau tidak sesuai standar keamanan. Pemerintah kecamatan juga meminta warga untuk rutin memeriksa kondisi kabel dan perangkat listrik di rumah masing-masing guna mencegah terjadinya musibah serupa.

Peristiwa kebakaran tersebut menjadi perhatian serius pemerintah setempat sebagai upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya keselamatan lingkungan dan mitigasi kebencanaan di kawasan permukiman padat penduduk. (naf)

Galeri Foto