Jelang Kunjungan Kerja Menteri P2MI di Jember, Pj. Sekda Pimpin Rakor Lintas Instansi
- 11 Mei 2026
- Dibaca 114 Kali
Bagikan Via:
Jelang Kunjungan Kerja Menteri P2MI di Jember, Pj. Sekda Pimpin Rakor Lintas Instansi
JEMBER, 11 MEI 2026 - Pj. Sekretaris Daerah Kabupaten Jember, Akhmad Helmi Luqman S. Sos., Senin 11 Mei 2026, memimpin rapat koordinasi dengan jajaran di Aula Bawah Timur, Kantor Pemkab Jember, untuk menyambut rencana kunjungan kerja Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Drs. H. Mukhtarudin ke Kabupaten Jember.
Pj. Sekda Jember, Akhmad Helmi Luqman S. Sos, menjelaskan, bahwa rapat koordinasi ini, untuk persiapan adanya rencana kunjungan kerja Menteri P2MI, yang dijadwalkan akan ke Jember pada 24 Mei 2026 mendatang.
Rapat koordinasi ini sendiri diikuti oleh sejumlah OPD, diantaranya Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala DPMD, Dishub, Bagian Umum dan Prokopim, BPJS Ketenagakerjaan, KP2MI dan juga perwakilan dari Cabang Dinas Pendidikan Propinsi Jatim.
"Hari ini, kami menggelar rapat persiapan, terkait rencana kunjungan kerja Bapak Menteri P2MI ke Jember, Insya Allah dijadwalkan pada 24 Mei nanti," ujar Pj. Sekda.
Dalam rapat persiapan ini, banyak hal yang harus disiapkan, terlebih Jember akan dijadikan pilot project untuk pertama kalinya di Indonesia, sebagai tempat Balai Latihan Kerja Luar Negeri (BLKN).
Dimana dalam pelatihan ini nanti, calon pekerja migran, akan mendapat pelatihan, termasuk penempatan kerja di luar negeri, dan penempatan kerja di luar negeri ini dilakukan secara resmi.
"Nanti kami akan memberikan pelatihan kepada warga di usia produktif, seperti lulusan SMK, SMA maupun Madrasah Aliyah, yang berminat untuk bekerja di luar negeri," jelasnya.
Untuk perekrutan calon pekerja migran ini, Pj. Sekda menjelaskan, bahwa akan ada kuota 1000 calon pekerja migran, dimana 400 calon pekerja migran akan dibiayai oleh APBD Pemkab Jember, dan 600 lainnya dibiayai Kementerian.
"Kami menyiapkan kuota 1000 untuk calon pekerja migran, dimana 400 dibiayai Pemkab dan 600 dari kementerian," jelasnya.
Tidak hanya mengirim pekerja migran ke luar negeri, Pj. Sekda juga memastikan rasa aman bagi pekerja migran, saat bekerja di luar negeri. "Termasuk penempatannya," pungkas Helmi. (Al)