logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Wuluhan

Jelang Libur Sekolah, SIMBAK GEMAS Bekali Pelajar Wuluhan Cegah Pernikahan Dini dan Kenakalan Remaja

  • 24 Juni 2026
  • Dibaca 9 Kali
Bagikan Via:
jelang-libur-sekolah-simbak-gemas-bekali-pelajar-wuluhan-cegah-pernikahan-dini-dan-kenakalan-remaja-20260624

Jelang Libur Sekolah, SIMBAK GEMAS Bekali Pelajar Wuluhan Cegah Pernikahan Dini dan Kenakalan Remaja

JEMBER, 24 JUNI 2026 – Menjelang dimulainya masa libur sekolah, Pemerintah Kecamatan Wuluhan kembali mengintensifkan edukasi bagi kalangan pelajar melalui program Sinergi Muspika Plus Bersama Guru Bimbingan Konseling untuk Generasi Emas (SIMBAK GEMAS). Kali ini, sosialisasi menyasar siswa SMP dan SMK Al-Bukhori, Desa Kesilir, pada Senin,15 Juni 2026, sebagai langkah preventif membentengi remaja dari berbagai persoalan yang berpotensi menghambat masa depan mereka.

Kegiatan tersebut diikuti siswa kelas VII, VIII, X, dan XI. Sosialisasi menjadi bagian dari strategi Pemerintah Kecamatan Wuluhan untuk mengisi momentum menjelang libur sekolah dengan penguatan karakter, peningkatan wawasan, serta edukasi mengenai berbagai persoalan yang banyak dihadapi remaja.

Program SIMBAK GEMAS merupakan inovasi yang digagas Camat Wuluhan, Hanifah, S.Pt., M.Si., melalui kolaborasi Muspika Plus bersama guru bimbingan konseling. Program ini dirancang sebagai bentuk dukungan terhadap program Pemerintah Kabupaten Jember dalam menekan angka pernikahan dini, stunting, angka kematian ibu (AKI), dan angka kematian bayi (AKB) melalui pendekatan edukatif sejak usia sekolah.

Camat Wuluhan Hanifah mengatakan, remaja merupakan aset pembangunan yang harus dipersiapkan sejak dini. Karena itu, mereka tidak hanya membutuhkan prestasi akademik, tetapi juga pemahaman mengenai risiko sosial, kesehatan, dan hukum yang dapat memengaruhi masa depan.

"Melalui SIMBAK GEMAS, kami ingin membangun kesadaran siswa agar mampu menjaga diri, memiliki perencanaan masa depan, serta tidak mudah terpengaruh oleh lingkungan yang dapat merugikan diri sendiri maupun keluarga," ujarnya.

Materi pertama disampaikan oleh Nanang, Kanit Polsek Wuluhan yang mengulas kenakalan remaja serta bahaya penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang. Dalam paparannya dijelaskan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan kesehatan, ancaman pidana, hingga rusaknya masa depan akibat penyalahgunaan zat adiktif.

Selanjutnya, Camat Wuluhan memberikan motivasi mengenai pentingnya pengembangan hard skill dan soft skill. Menurutnya, kemampuan akademik perlu diimbangi dengan keterampilan komunikasi, kepemimpinan, kerja sama, disiplin, serta kemampuan beradaptasi agar generasi muda mampu bersaing di masa mendatang.

Materi mengenai bahaya pernikahan dini disampaikan oleh Penyuluh Agama Islam KUA Wuluhan, Kammia Rizqa. Edukasi diberikan melalui pemutaran film pendek yang menggambarkan dampak pernikahan usia anak terhadap pendidikan, kesehatan reproduksi, kondisi psikologis, hingga kesejahteraan keluarga. Penyampaian materi secara visual tersebut diharapkan lebih mudah dipahami dan membekas di kalangan peserta.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Wuluhan, Ns. Andi Sukismanto, S.Kep., memberikan edukasi mengenai kesehatan reproduksi remaja. Ia mengajak para siswa memahami perubahan yang terjadi pada masa pubertas, menjaga kesehatan reproduksi, serta tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi.

Suasana sosialisasi berlangsung interaktif. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap sesi, bahkan aktif menyampaikan pertanyaan kepada para narasumber. Antusiasme tersebut menunjukkan tingginya minat pelajar terhadap informasi yang berkaitan dengan kesehatan, pendidikan, dan perencanaan masa depan.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kecamatan Wuluhan berharap sinergi antara Muspika Plus, sekolah, tenaga kesehatan, penyuluh agama, dan guru bimbingan konseling terus diperkuat. Edukasi yang diberikan secara berkelanjutan diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, sehat, berdaya saing, serta terhindar dari berbagai perilaku berisiko yang dapat menghambat terwujudnya generasi emas di Kabupaten Jember. (riz)

Galeri Foto