logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Jember Mulai Dilirik Dunia, Penjajakan Sister City dengan Kota Jinhua Buka Peluang Kerja Sama Internasional

  • 03 Juni 2026
  • Dibaca 14 Kali
Bagikan Via:
jember-mulai-dilirik-dunia-penjajakan-sister-city-dengan-kota-jinhua-buka-peluang-kerja-sama-internasional-20260603

Jember Mulai Dilirik Dunia, Penjajakan Sister City dengan Kota Jinhua Buka Peluang Kerja Sama Internasional

JEMBER, 02 JUNI 2026 – Kabupaten Jember semakin menunjukkan eksistensinya di kancah internasional. Hal tersebut terlihat dari kunjungan Konsulat Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya bersama delegasi dari Jinhua, Provinsi Zhejiang, yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha Kabupaten Jember, Selasa, 02 Juni 2026.

Kunjungan tersebut menjadi langkah awal penjajakan kerja sama Sister City antara Kabupaten Jember dan Kota Jinhua. Pertemuan ini tidak hanya menjadi agenda diplomatik semata, tetapi juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas di berbagai sektor strategis yang berpotensi mendorong percepatan pembangunan daerah.

Suasana hangat dan penuh semangat kerja sama tampak mewarnai pertemuan yang dihadiri sejumlah pejabat daerah, perwakilan delegasi Tiongkok, serta berbagai pemangku kepentingan. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Jember, Djamil, sebagai bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap upaya memperluas jejaring kerja sama internasional.

Penjajakan Sister City ini menjadi perhatian karena menunjukkan bahwa Jember kini tidak hanya dikenal sebagai daerah dengan potensi pertanian, perkebunan, dan pendidikan yang besar di tingkat nasional, tetapi juga mulai menarik perhatian mitra internasional yang melihat peluang pengembangan kerja sama jangka panjang.

Dalam sambutannya, Bupati Jember menyampaikan bahwa kunjungan delegasi Kota Jinhua merupakan momentum penting bagi Kabupaten Jember untuk memperluas hubungan internasional sekaligus memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada dunia.

“Bagi kami, ini bukan sekadar kunjungan kehormatan. Ini adalah langkah awal bagaimana Jember mulai membangun jejaring dan kolaborasi di tingkat internasional. Setelah berbagai pembenahan yang kita lakukan bersama, Jember tidak hanya menjadi perhatian di tingkat nasional, tetapi mulai dilirik oleh dunia internasional sebagai daerah yang memiliki potensi besar untuk berkembang,” ujarnya.

Menurutnya, hubungan yang mulai terjalin antara Jember dan Kota Jinhua dapat menjadi pintu masuk bagi berbagai bentuk kerja sama yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat. Beberapa sektor yang menjadi fokus penjajakan antara lain investasi, perdagangan, pendidikan, kesehatan, pengembangan sumber daya manusia, hingga pertukaran budaya.

Kerja sama tersebut dinilai sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Jember dalam mempercepat pembangunan daerah melalui kolaborasi yang lebih luas dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Bupati Jember juga berharap penjajakan yang saat ini dilakukan dapat berkembang menjadi kemitraan yang lebih konkret di masa mendatang.

“Kami berharap langkah awal ini dapat berkembang menjadi kerja sama Sister City, Sister Hospital, dan Sister School yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jember. Karena bagi kami, membangun Jember bukan hanya tentang memperbaiki hari ini, tetapi juga membuka peluang yang lebih besar untuk masa depan,” katanya.

Sementara itu, delegasi Kota Jinhua menyambut baik peluang kerja sama yang ditawarkan. Kedua daerah dinilai memiliki sejumlah kesamaan potensi yang dapat dikembangkan melalui pertukaran pengetahuan, teknologi, investasi, serta penguatan hubungan antarmasyarakat.

Kerja sama Sister City sendiri merupakan bentuk hubungan resmi antara dua daerah dari negara yang berbeda untuk memperkuat kolaborasi dalam berbagai bidang pembangunan. Melalui skema tersebut, kedua wilayah dapat saling berbagi pengalaman, teknologi, inovasi, dan sumber daya yang mendukung kemajuan bersama.

Bagi Kabupaten Jember, penjajakan ini menjadi sinyal positif bahwa daerah memiliki daya tarik yang semakin kuat di mata dunia internasional. Potensi sektor pertanian, perkebunan, pendidikan, kesehatan, hingga sumber daya manusia menjadi modal penting yang mampu menarik minat investor maupun mitra luar negeri.

Kehadiran Kepala DTPHP Kabupaten Jember dalam pertemuan tersebut juga menunjukkan bahwa sektor pertanian dan perkebunan menjadi salah satu bidang yang berpeluang besar untuk dikembangkan melalui kerja sama internasional. Sebagai daerah yang memiliki komoditas unggulan seperti padi, tembakau, kopi, kakao, dan berbagai komoditas hortikultura, Jember dinilai memiliki ruang yang luas untuk menjalin kemitraan strategis dengan berbagai pihak dari luar negeri.

Pertemuan yang berlangsung di Pendopo Wahyawibawagraha itu pun diharapkan menjadi awal dari hubungan yang lebih erat antara Kabupaten Jember dan Kota Jinhua. Tidak hanya sebatas hubungan antarpemerintah, tetapi juga membuka peluang kerja sama bagi dunia pendidikan, layanan kesehatan, pelaku usaha, hingga masyarakat secara luas.

Menutup pertemuan tersebut, Bupati Jember menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh delegasi yang hadir.

“Selamat datang di Jember, Kota Jinhua. Semoga persahabatan ini menjadi awal dari kolaborasi yang membawa kemajuan bagi kedua daerah,” tuturnya.

Melalui penjajakan ini, Jember kembali menunjukkan komitmennya untuk terus berkembang dan beradaptasi dengan dinamika global. Langkah membangun jejaring internasional diharapkan mampu membuka lebih banyak peluang investasi, transfer pengetahuan, serta kerja sama yang pada akhirnya bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Jember. (ima)

Galeri Foto