logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Jember Semakin Dikenal Lewat JFC, Gus Fawait Terima Keluhan Warga via Live TikTok

  • 12 April 2026
  • Dibaca 311 Kali
Bagikan Via:
jember-semakin-dikenal-lewat-jfc-gus-fawait-terima-keluhan-warga-via-live-tiktok-20260412

Jember Semakin Dikenal Lewat JFC, Gus Fawait Terima Keluhan Warga via Live TikTok

JEMBER, 12 APRIL 2026 - Perkembangan Kabupaten Jember dinilai semakin maju dan dikenal luas di luar daerah, terutama berkat event Jember Fashion Carnaval (JFC) yang terus menjadi daya tarik nasional. Hal itu terungkap dalam sesi live TikTok yang digelar Bupati Jember Muhammad Fawait atau Gus Fawait, Sabtu 11 April 2026 malam.

Dalam obrolan santai itu, Putri, warga Desa Lampeji, Kecamatan Mumbulsari, awalnya menyampaikan keluhan soal minimnya lampu penerangan jalan di dusunnya. Namun, pembicaraan kemudian mengalir ke penilaian umum tentang kondisi Jember saat ini.

Putri mengaku, banyak teman-temannya dari luar kota sering menanyakan tentang Jember, khususnya JFC yang dinilai semakin terkenal. “Banyak teman-teman saya dari luar kota tanya begini! Jember JFC-nya terkenal banget ya, bagus ya,” ujar Putri dengan gaya khas anak muda.

Mendengar penuturan tersebut, Gus Fawait merespons dengan nada santai. Ia bahkan menyinggung agenda JFC yang akan kembali digelar pada 24-26 Juli 2026 di Central Park Jember dengan tema “HEAL: Human, Earth, Life”.

Camat Sumbersari, Deni Hadiatullah, memberikan dukungan atas perkembangan tersebut. “Jember perkembangannya menurut saya hari ini, alhamdulillah lebih maju, banyak dikenal orang di luar sana dengan destinasi wisatanya, terutama JFC,” ujar Deni Hadiatullah saat dimintai tanggapan terpisah.

Percakapan yang berlangsung cair itu kemudian beralih ke hal personal. Putri mengaku belum pernah bertemu langsung dengan bupati. “Pengen foto bareng sama Gus, tapi belum sempat,” katanya.

Gus Fawait langsung menanggapi dengan membuka kemungkinan pertemuan. Ia mempersilakan Putri untuk mengikuti jadwal kegiatannya agar bisa bertemu dan berfoto bersama.

Interaksi seperti ini menjadi pola komunikasi rutin yang dilakukan Gus Fawait melalui live TikTok. Melalui kanal tersebut, bupati tidak hanya menerima keluhan warga secara langsung, tetapi juga meresponsnya secara terbuka di hadapan publik.

Format ini sekaligus menjadi ruang alternatif bagi warga untuk menyampaikan aspirasi tanpa harus melalui jalur birokrasi formal. Pendekatan komunikasi yang lebih santai ini memperlihatkan upaya pemerintah daerah mendekatkan diri kepada masyarakat.

Putri sendiri mengapresiasi kesempatan tersebut. Menurutnya, live TikTok membuat warga merasa lebih dekat dengan pemimpin daerah dan keluhan mereka didengar langsung.

Gus Fawait dikenal aktif menggunakan media sosial untuk menyerap aspirasi warga sejak menjabat sebagai Bupati Jember periode 2025-sekarang. Berbagai keluhan infrastruktur hingga pelayanan publik kerap menjadi topik utama dalam sesi live-nya.

Sementara itu, JFC terus menjadi ikon pariwisata Jember. Event karnaval fashion berskala internasional ini tidak hanya meningkatkan citra daerah, tetapi juga memberi dampak ekonomi bagi pelaku usaha lokal, mulai dari UMKM hingga sektor perhotelan dan transportasi.

Dengan pendekatan komunikasi terbuka seperti ini, diharapkan pembangunan Jember dapat semakin inklusif dan sesuai kebutuhan masyarakat. Pemerintah kabupaten pun terus mendorong partisipasi aktif warga dalam menyampaikan masukan untuk kemajuan daerah. (dan)

Galeri Foto