logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Sumbersari

Jemput Bola Adminduk, Kelurahan Tegalgede Rekam e-KTP ke Rumah Warga Disabilitas

  • 08 Juni 2026
  • Dibaca 42 Kali
Bagikan Via:
jemput-bola-adminduk-kelurahan-tegalgede-rekam-e-ktp-ke-rumah-warga-disabilitas-20260608

Jemput Bola Adminduk, Kelurahan Tegalgede Rekam e-KTP ke Rumah Warga Disabilitas

JEMBER, 08 JUNI 2026 – Dalam upaya mempercepat cakupan kepemilikan administrasi kependudukan (adminduk), Kelurahan Tegalgede, Kecamatan Sumbersari, Jember, terus menggencarkan program jemput bola. Kali ini, petugas gabungan mendatangi langsung rumah salah seorang warga penyandang disabilitas untuk melakukan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP).

Langkah proaktif ini menyasar kediaman Roni, seorang pemuda berkebutuhan khusus yang selama ini mengalami keterbatasan fisik untuk datang langsung ke kantor kecamatan maupun Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Jember. Kehadiran para aparatur kelurahan ini menjadi angin segar bagi pihak keluarga yang mendambakan kepastian legalitas identitas bagi anaknya.

Lurah Tegalgede, Shierley Aisyah, menegaskan bahwa seluruh warga negara, tanpa terkecuali, memiliki hak yang sama untuk mendapatkan dokumen kependudukan. Dokumen identitas diri seperti e-KTP dinilai sangat krusial agar warga disabilitas bisa mengakses berbagai jaminan sosial, fasilitas kesehatan, serta program bantuan dari pemerintah secara merata.

"Kami tidak ingin ada satu pun warga Tegalgede yang terlewat, apalagi saudara-saudara kita yang memiliki keterbatasan fisik atau disabilitas. Perekaman langsung ke rumah ini adalah bentuk komitmen pelayanan prima yang inklusif. Jarak dan kondisi fisik bukan lagi penghalang untuk mendapatkan hak administrasi," ujar Shierley Aisyah, di sela-sela pemantauan kegiatan, Senin, 08 Juni 2026.

Proses perekaman e-KTP di lapangan dipimpin langsung oleh Lurah Shierley Aisyah dibantu Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (Kasi PMKS) Kelurahan Tegalgede, Suliman. Bersama tim teknis, ia membawa peralatan rekam biometrik mulai dari kamera, alat pemindai sidik jari, hingga pemindai retina mata langsung ke dalam rumah tempat Roni beraktivitas. Kendati membutuhkan kesabaran lebih, proses tersebut berjalan lancar dan khidmat.

"Merekam data biometrik warga berkebutuhan khusus memang memiliki tantangan tersendiri, terutama untuk mengondisikan posisi fokus kamera dan sidik jari. Namun, dengan pendekatan yang humanis dan bantuan dari pihak keluarga, semuanya bisa diselesaikan dengan baik tanpa kendala berarti," ungkap Suliman.

Program pelayanan administrasi kependudukan berbasis jemput bola ini direncanakan akan terus bergulir secara berkala di wilayah Tegalgede. Pihak kelurahan aktif melakukan validasi data melalui ketua RT dan RW setempat guna memetakan warga lansia, sakit menahun, maupun disabilitas yang belum mengantongi dokumen kependudukan resmi. Dengan demikian, target tertib adminduk di tingkat kelurahan dapat segera terwujud secara menyeluruh. (sar)

Galeri Foto