Kapus Sumberjambe Sosialisasikan Lima Sasaran Layanan Home Care dalam Rakor
- 15 September 2026
- Dibaca 97 Kali
Bagikan Via:
Kapus Sumberjambe Sosialisasikan Lima Sasaran Layanan Home Care dalam Rakor
JEMBER, 15 September 2026 – Camat Sumberjambe Umar Faroek, S.P. menggelar rapat koordinasi (rakor) bersama Muspika, tokoh ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, organisasi kemasyarakatan (ormas), serta berbagai elemen masyarakat di Kecamatan Sumberjambe, Selasa (15/9/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut menjadi momentum memperkuat sinergi sekaligus menyosialisasikan layanan Home Care Jember kepada masyarakat.
Sebagai camat yang baru bertugas di Sumberjambe setelah adanya peralihan jabatan, Umar Faroek mengajak seluruh unsur masyarakat untuk membangun komunikasi dan kerja sama. Sinergi tersebut dinilai penting untuk menjaga keamanan, menciptakan suasana kondusif, sekaligus mendukung berbagai program pembangunan di wilayah Sumberjambe.
“Karena saya masih baru di Sumberjambe, saya ingin membangun komunikasi yang baik dengan seluruh tokoh dan elemen masyarakat. Pemerintah tidak bisa berjalan sendiri. Mari kita bersama-sama menjaga keamanan, memperkuat kebersamaan, dan mendukung berbagai program pemerintah agar Sumberjambe semakin maju,” ujar Umar.
Dalam rakor tersebut, layanan Home Care Jember menjadi salah satu pembahasan. Program pelayanan kesehatan berbasis kunjungan rumah ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Jember untuk mendekatkan akses pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya warga yang memiliki keterbatasan akses maupun mobilitas.
Program tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Jember di bawah kepemimpinan Bupati Jember Dr. Muhammad Fawait, S.E., M.Sc. dalam memperluas akses pelayanan kesehatan agar dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat.
Kepala Puskesmas Sumberjambe dr. Sukron Nanda Firmansyah yang hadir dalam kegiatan tersebut menjelaskan lima kelompok masyarakat yang menjadi sasaran layanan Home Care. Kelima sasaran tersebut meliputi lansia, penyandang disabilitas, balita stunting, ibu hamil berisiko tinggi, serta pasien atau masyarakat dengan penyakit kronis yang membutuhkan pemantauan dan pelayanan kesehatan.
“Home Care ini merupakan bentuk pelayanan jemput bola. Tenaga kesehatan datang langsung ke rumah warga yang menjadi sasaran, sehingga masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang ke fasilitas kesehatan tetap dapat memperoleh pelayanan. Ada lima sasaran utama yang menjadi perhatian, yaitu lansia, penyandang disabilitas, balita stunting, ibu hamil berisiko tinggi, dan masyarakat dengan penyakit kronis,” jelas dr. Sukron.
Menurutnya, layanan kunjungan rumah tersebut diharapkan mampu memperkuat pemantauan kondisi kesehatan masyarakat secara berkelanjutan. Dengan pelayanan yang lebih dekat, kebutuhan kesehatan kelompok rentan dapat diketahui lebih cepat dan ditindaklanjuti sesuai kondisi masing-masing.
Camat Umar Faroek menyambut baik pelaksanaan program tersebut. Ia menilai Home Care menjadi bentuk nyata kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, termasuk warga yang mengalami kendala jarak, mobilitas, maupun kondisi lainnya.
“Ini program yang sangat baik karena pelayanan kesehatan hadir langsung di rumah masyarakat. Jember bahkan menjadi satu-satunya daerah di Indonesia yang menjalankan layanan publik Home Care secara menyeluruh di tingkat kabupaten. Karena itu, kami di kecamatan bersama seluruh elemen masyarakat harus ikut mendukung agar warga yang masuk dalam sasaran dapat terlayani dengan baik,” ungkapnya.
Sekretaris Kecamatan Sumberjambe Lily Rismawati, S.Sos. menambahkan, koordinasi lintas sektor diperlukan agar informasi mengenai layanan Home Care dapat tersampaikan hingga tingkat desa dan lingkungan masyarakat.
“Kami berharap seluruh unsur dapat membantu menyampaikan informasi ini kepada masyarakat. Apabila ada warga yang memenuhi kriteria dan membutuhkan pelayanan, dapat segera dikoordinasikan dengan puskesmas. Dengan koordinasi yang baik, layanan kesehatan diharapkan bisa lebih cepat menjangkau warga yang membutuhkan,” kata Lily.
Rakor tersebut sekaligus memperkuat komitmen bersama antara pemerintah, tenaga kesehatan, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, ormas, dan seluruh elemen masyarakat untuk membangun Sumberjambe yang aman, sehat, kondusif, dan maju.
Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kecamatan Sumberjambe berharap berbagai program pelayanan masyarakat, termasuk Home Care, dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
(wd)