logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Jenggawah

Kebakaran Rumah di Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah Lakukan Pendataan Warga Terdampak

  • 14 September 2026
  • Dibaca 26 Kali
Bagikan Via:
kebakaran-rumah-di-kertonegoro-kecamatan-jenggawah-lakukan-pendataan-warga-terdampak-20260914

Kebakaran Rumah di Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah Lakukan Pendataan Warga Terdampak

JEMBER, 14 SEPTEMBER 2026 – Kebakaran melanda sebuah rumah di Dusun Kertonegoro Tengah, RT 01/RW 09, Desa Kertonegoro, Kecamatan Jenggawah, pada Minggu 13 September 2026 sekitar pukul 14.10 WIB. Rumah tersebut milik Wijiati dan Thn Siswanto, serta ditempati oleh Wijiati, 58 tahun.

Peristiwa kebakaran diketahui terjadi pada siang hari. Hingga saat ini, penyebab maupun asal mula api belum diketahui. Satu unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi untuk melakukan penanganan terhadap kebakaran.

Rumah berukuran sekitar 5 x 9 meter tersebut mengalami kerusakan akibat peristiwa kebakaran. Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian materiil yang ditimbulkan diperkirakan mencapai kurang lebih Rp50 juta.

Respons terhadap kejadian tersebut turut melibatkan unsur pemerintah desa dan Kecamatan Jenggawah. Kepala Desa Kertonegoro, Kasi PMKS Kecamatan Jenggawah, Kepala Dusun Kertonegoro Tengah, Ketua RT, Ketua RW, serta warga setempat hadir di lokasi untuk membantu penanganan dan memastikan kondisi warga terdampak.

Kasi PMKS Kecamatan Jenggawah menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan pendataan awal terhadap kondisi warga dan dampak yang ditimbulkan akibat kebakaran. Pendataan tersebut menjadi bagian dari langkah awal untuk mengetahui kondisi serta kebutuhan warga terdampak.

“Kami sudah melakukan pendataan awal di lokasi. Data dan kondisi warga terdampak ini akan menjadi bahan untuk melihat kebutuhan penanganan selanjutnya, sehingga dapat ditindaklanjuti bersama pihak-pihak terkait,” ujar Kasi PMKS Kecamatan Jenggawah.

Ia juga mengimbau warga untuk tetap berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan tempat tinggal, terutama dengan memastikan kondisi instalasi listrik dan sumber api sebelum meninggalkan rumah.

Tidak adanya korban jiwa menjadi hal utama dalam peristiwa tersebut. Sementara penanganan dan pendataan terus dilakukan oleh unsur terkait sebagai dasar untuk menentukan tindak lanjut yang diperlukan bagi warga terdampak.

Galeri Foto