logo ppid jember kim
Oleh : Kecamatan Bangsalsari

Kecamatan Bangsalsari Bergerak Cepat Tindak Lanjuti Informasi ATS dari Desa Badean

  • 10 Juli 2026
  • Dibaca 23 Kali
Bagikan Via:
kecamatan-bangsalsari-bergerak-cepat-tindak-lanjuti-informasi-ats-dari-desa-badean-20260711

Kecamatan Bangsalsari Bergerak Cepat Tindak Lanjuti Informasi ATS dari Desa Badean

JEMBER, 10 JULI 2026 – Pemerintah Kecamatan Bangsalsari melalui Tim Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Sosial (PMKS) bersama Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pemerintah Desa Badean melakukan asesmen lapangan terhadap anak yang terindikasi masuk kategori Anak Tidak Sekolah (ATS) di Dusun Krajan A I, RT 001 RW 015, Desa Badean, Kecamatan Bangsalsari, Jumat 10 Juli 2026.

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas informasi yang disampaikan oleh Pemerintah Desa Badean kepada Kecamatan Bangsalsari terkait adanya anak usia sekolah yang memerlukan pendataan dan penanganan lebih lanjut untuk memastikan pemenuhan hak pendidikan mereka.

Tim langsung bergerak ke lokasi setelah melakukan koordinasi dengan Pemerintah Desa Badean. Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pengumpulan data, wawancara keluarga, serta asesmen kondisi sosial dan pendidikan keluarga sebagai dasar penyusunan langkah tindak lanjut yang diperlukan.

Berdasarkan hasil pendataan awal, asesmen dilakukan terhadap dua anak dalam satu keluarga, yakni inisial AA dan AAA yang merupakan putra dari ID, seorang ibu tunggal yang tinggal di Dusun Krajan A I Desa Badean.

Dalam pelaksanaannya, tim yang terdiri dari anggota PMKS Kecamatan Bangsalsari, TKSK Bangsalsari, perangkat Desa Badean, serta unsur Pemerintahan dan Trantibum Kecamatan Bangsalsari melakukan kunjungan langsung ke lokasi dengan dukungan armada Mobil Patroli Satpol PP dan kendaraan operasional lapangan lainnya.

Kepala Seksi PMKS Kecamatan Bangsalsari, Novi Arifiani, menjelaskan bahwa penanganan laporan terkait anak tidak sekolah merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap pemenuhan hak dasar anak, khususnya di bidang pendidikan.

Pada saat kegiatan berlangsung, Novi Arifiani tidak dapat hadir secara langsung karena sedang melaksanakan pendampingan kegiatan supervisi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah Kecamatan Bangsalsari. Namun demikian, penanganan tetap dilakukan melalui pendelegasian kepada tim PMKS untuk segera melakukan asesmen lapangan.

“Begitu informasi kami terima dari Pemerintah Desa Badean, kami langsung menindaklanjuti dengan menginstruksikan tim untuk turun ke lapangan melakukan asesmen. Respons cepat sangat penting agar kondisi yang sebenarnya dapat segera diketahui dan langkah penanganan dapat disiapkan secara tepat,” ujar Novi.

Menurutnya, asesmen lapangan merupakan tahapan awal yang sangat penting untuk memperoleh gambaran menyeluruh mengenai kondisi anak dan keluarganya, sehingga program pendampingan maupun intervensi yang diberikan nantinya dapat sesuai dengan kebutuhan.

“Pendidikan adalah hak setiap anak yang harus dijaga bersama. Karena itu, apabila ditemukan anak yang belum mengakses pendidikan atau berisiko tidak melanjutkan sekolah, perlu ada perhatian dan kolaborasi dari keluarga, masyarakat, pemerintah desa, serta instansi terkait untuk mencari solusi terbaik,” jelasnya.

Novi juga mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekitar dan segera melaporkan apabila menemukan anak yang tidak bersekolah, berisiko putus sekolah, atau membutuhkan pendampingan sosial.

“Informasi dari masyarakat dan pemerintah desa sangat membantu pemerintah dalam melakukan deteksi dini. Semakin cepat informasi diterima, semakin cepat pula langkah pendampingan dan penanganan dapat dilakukan. Ini merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk memastikan anak-anak mendapatkan hak pendidikan yang layak,” tambahnya.

Pemerintah Kecamatan Bangsalsari berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah desa, TKSK, pendamping sosial, serta perangkat daerah terkait guna memastikan setiap anak memperoleh kesempatan yang sama untuk mengakses pendidikan dan tumbuh dalam lingkungan yang mendukung masa depannya.

Melalui kegiatan asesmen ini, diharapkan dapat diperoleh data yang akurat sebagai dasar tindak lanjut dan pendampingan lebih lanjut, sehingga hak-hak anak dapat terpenuhi serta mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berdaya saing. (yun)

Galeri Foto