Kecamatan Jenggawah Sambut 102 Mahasiswa KKN Kolaboratif 2026, Dorong Penguatan Edukasi Stunting, Imunisasi, dan Validasi Data Sosial
- 21 Juli 2026
- Dibaca 5 Kali
Bagikan Via:
Kecamatan Jenggawah Sambut 102 Mahasiswa KKN Kolaboratif 2026, Dorong Penguatan Edukasi Stunting, Imunisasi, dan Validasi Data Sosial
JEMBER, 21 Juli 2026 – Kecamatan Jenggawah resmi menerima sebanyak 102 mahasiswa peserta Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaboratif Tahun 2026 dalam kegiatan penerimaan yang berlangsung di Pendopo Kecamatan Jenggawah, Senin 20 Juli 2026. Para mahasiswa tersebut akan melaksanakan pengabdian masyarakat selama kurang lebih 35 hari dan ditempatkan di delapan desa di wilayah Kecamatan Jenggawah, yakni Desa Jenggawah, Wonojati, Cangkring, Sruni, Kemuningsari Kidul, Jatisari, Jatimulyo, dan Kertonegoro.
KKN Kolaboratif merupakan program pengabdian masyarakat yang mempertemukan mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi dalam satu kelompok untuk bersama-sama merancang dan melaksanakan program pemberdayaan masyarakat sesuai kebutuhan desa. Melalui kolaborasi lintas disiplin ilmu, mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan inovasi sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah.
Kegiatan penerimaan dipimpin langsung oleh Camat Jenggawah, Soetjahyo, S.P., M.M., yang menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa peserta KKN. Dalam arahannya, Camat berharap para mahasiswa mampu beradaptasi dengan masyarakat serta menyusun program kerja yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan.
Salah satu isu yang menjadi perhatian Pemerintah Kecamatan Jenggawah adalah masih adanya masyarakat yang menolak pelaksanaan imunisasi. Oleh karena itu, Camat berharap mahasiswa KKN dapat berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan penyakit sekaligus mendukung peningkatan derajat kesehatan masyarakat. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan turut memperkuat sosialisasi mengenai pencegahan dan penanganan stunting melalui pendekatan yang edukatif dan kolaboratif bersama pemerintah desa, tenaga kesehatan, kader posyandu, serta unsur masyarakat lainnya.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Jenggawah Soetjahyo, S.P., M.M. menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa KKN diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
"Kami berharap adik-adik mahasiswa tidak hanya melaksanakan program kerja, tetapi juga mampu berbaur dengan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan di desa. Edukasi mengenai pentingnya imunisasi dan pencegahan stunting perlu terus diperkuat, begitu pula membantu pemerintah desa melakukan validasi data desil agar data yang digunakan semakin akurat dan penyaluran bantuan sosial benar-benar tepat sasaran," ujar Soetjahyo.
Camat Jenggawah juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadikan KKN sebagai wadah belajar sekaligus mengabdi kepada masyarakat dengan mengedepankan komunikasi, kolaborasi, dan semangat gotong royong. Kehadiran mahasiswa diharapkan tidak hanya memberikan manfaat selama masa pengabdian, tetapi juga meninggalkan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat di masing-masing desa.
Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, dan mahasiswa KKN Kolaboratif 2026, diharapkan berbagai program pemberdayaan yang dilaksanakan mampu memberikan solusi atas berbagai persoalan di masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya pembangunan desa yang lebih maju, sehat, dan berkelanjutan. -FND