Kekeringan Melanda Baratan Timur Jember, 90 KK Bergantung pada Distribusi Air Bersih
- 07 September 2026
- Dibaca 273 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Baratan Timur Jember, 90 KK Bergantung pada Distribusi Air Bersih
JEMBER, 07 SEPTEMBER 2026 – Musim kemarau membuat warga Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, mengalami kesulitan mendapatkan air bersih. Sedikitnya 90 kepala keluarga (KK) membutuhkan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Tim Reaksi Cepat Penanggulangan Bencana (TRC-PB) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama sejumlah pihak melakukan distribusi air bersih sebanyak 5.000 liter ke wilayah tersebut pada Senin, 07 September 2026.
Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, M. Zaenudin Permana, mengatakan, distribusi dilakukan sebagai tindak lanjut permohonan bantuan dari Kelurahan Baratan melalui surat Nomor 400/07/35.09.02.2008/2026.
“Sejak Agustus 2026, warga Baratan Timur mengalami kekeringan. Khusus RT 02 dan RT 03 RW 09 juga belum memiliki jaringan pipanisasi,” kata Zaenudin dalam laporan penanganan BPBD Jember.
Menurut dia, kondisi tersebut semakin menyulitkan warga karena sebagian besar sumur mulai mengering. Air yang masih tersedia juga dilaporkan keruh sehingga tidak layak digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Sementara itu, sungai yang berada sekitar 700 meter dari permukiman warga juga telah mengering. Kondisi tersebut membuat warga harus membeli air isi ulang atau mengambil air dari wilayah Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer.
Berdasarkan pendataan BPBD, terdapat sekitar 150 KK di RT 02/RW 09 dengan sekitar 40 KK di antaranya membutuhkan bantuan air bersih. Sedangkan di RT 03/RW 09 terdapat sekitar 200 KK dan sekitar 50 KK membutuhkan pasokan air.
Dengan demikian, total warga yang membutuhkan dukungan air bersih mencapai sekitar 90 KK.
TRC-PB BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 14.00 WIB untuk melakukan koordinasi sekaligus mendampingi Perumdam Tirta Pandalungan dalam penyaluran air. Sebanyak 5.000 liter air bersih kemudian didistribusikan ke empat tandon berkapasitas 1.200 liter milik BPBD yang telah tersedia di lokasi.
Selain distribusi air, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kondisi kekeringan dan pentingnya menghemat penggunaan air selama musim kemarau.
“Giat selesai sekitar pukul 16.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar dan kondusif,” ujar Zaenudin.
BPBD Jember merekomendasikan agar distribusi air bersih dilakukan sebanyak 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kebutuhan masih berlangsung. Penanganan lebih lanjut juga akan diteruskan kepada dinas terkait, terutama untuk mencari solusi pemenuhan kebutuhan air bersih masyarakat secara berkelanjutan.
Hingga kegiatan berakhir, kondisi di lokasi dilaporkan aman dan terkendali. Tidak terdapat kendala dalam proses pendistribusian air bersih.(tgh)