Dari Tanggul ke RSD dr. Soebandi, Wina Mantap Jalani MOW Demi Keluarga yang Terencana
- 14 Juni 2026
- Dibaca 45 Kali
Bagikan Via:
Dari Tanggul ke RSD dr. Soebandi, Wina Mantap Jalani MOW Demi Keluarga yang Terencana
JEMBER, 14 JUNI 2026 - Bakti Sosial Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Metode Operasi Wanita (MOW) dan Metode Operasi Pria (MOP) yang digelar Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kabupaten Jember bersama BKKBN Provinsi Jawa Timur tidak hanya menghadirkan layanan kesehatan bagi masyarakat, tetapi juga menyimpan berbagai kisah inspiratif dari para peserta yang mengikuti program tersebut.
Salah satunya datang dari Wina, warga Kecamatan Tanggul yang menjadi salah satu akseptor MOW pada kegiatan yang berlangsung di RSD dr. Soebandi, Sabtu 13 Juni 2026. Di tengah rasa tegang yang dirasakan menjelang tindakan, ia tetap mantap mengikuti program KB jangka panjang tersebut demi masa depan keluarganya.
Bagi Wina, keputusan mengikuti MOW bukanlah keputusan yang diambil secara tiba-tiba. Setelah memiliki tiga orang anak dan memasuki usia hampir 42 tahun, ia merasa sudah saatnya memilih metode kontrasepsi mantap sebagai bentuk perencanaan keluarga yang lebih baik.
“Alasan saya mantap ikut MOW karena anak saya sudah tiga dan usia saya juga sudah mau 42 tahun,” ungkapnya.
Sebelum menjalani tindakan, seluruh calon akseptor terlebih dahulu mengikuti proses screening kesehatan yang dilaksanakan pada 10 hingga 11 Juni 2026. Tahapan tersebut bertujuan memastikan kondisi kesehatan peserta memenuhi syarat untuk menjalani pelayanan KB mantap.
Meski telah mempersiapkan diri, Wina mengaku tetap merasakan ketegangan saat menunggu giliran tindakan. Suasana ruang tunggu dan melihat peserta lain yang keluar dari ruang operasi sempat membuatnya merasa cemas. Namun keyakinannya untuk mengikuti program tersebut tidak berubah.
“Perasaan saya ketika akan dilakukan tindakan tegang ya, karena melihat yang lain keluar dari ruang operasi jadi ikut gelisah. Tapi saya tetap siap dan mantap seratus persen untuk mengikuti MOW,” katanya.
Kisah Wina menjadi salah satu gambaran antusiasme masyarakat Kabupaten Jember dalam memanfaatkan pelayanan KB mantap yang disediakan secara gratis melalui program bakti sosial memperingati Harganas 2026. Selain mendapatkan pelayanan medis, para akseptor juga memperoleh pendampingan, obat-obatan, bantuan transportasi, serta edukasi kesehatan selama mengikuti rangkaian kegiatan.
Melalui pelayanan KB MOW dan MOP ini, pemerintah berharap semakin banyak pasangan usia subur yang dapat merencanakan keluarga sesuai kondisi dan kebutuhannya. Dengan keluarga yang terencana, diharapkan kualitas kesehatan ibu dan anak dapat terus meningkat sekaligus mendukung terwujudnya keluarga yang sehat, sejahtera, dan berkualitas di Kabupaten Jember.