logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Baratan Timur Jember, Sekitar 200 KK Butuh Pasokan Air Bersih

  • 03 Oktober 2026
  • Dibaca 2 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-baratan-timur-jember-sekitar-200-kk-butuh-pasokan-air-bersih-20261003

Kekeringan Melanda Baratan Timur Jember, Sekitar 200 KK Butuh Pasokan Air Bersih

JEMBER, 3 Oktober 2026 – Kekeringan melanda Lingkungan Baratan Timur, Kelurahan Baratan, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur. Kondisi tersebut membuat sekitar 200 kepala keluarga (KK) membutuhkan bantuan air bersih untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember bersama dinas terkait menyalurkan sebanyak 10.000 liter air bersih ke sejumlah tandon warga pada Sabtu, 3 Oktober 2026.

TRC BPBD Jember tiba di lokasi sekitar pukul 08.00 WIB untuk melakukan koordinasi dengan perangkat kelurahan, RT/RW, serta masyarakat sebelum pelaksanaan distribusi air bersih.

Naringga Manggala Putra, anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, mengatakan kekeringan di wilayah tersebut telah dirasakan warga sejak Agustus 2026.

“Sebagian besar sumur warga mulai mengering dan airnya keruh. Sungai yang berada sekitar 700 meter dari permukiman juga sudah mengering dan tidak layak digunakan,” kata Naringga.

Menurut dia, kondisi semakin menyulitkan karena sejumlah wilayah di Baratan Timur belum memiliki jaringan pipanisasi. Warga akhirnya harus membeli air atau mengambil air dari Baratan Wetan yang berjarak sekitar satu kilometer.

Kebutuhan air bersih tercatat di beberapa wilayah. Di RT 02/RW 09 terdapat sekitar 40 KK yang membutuhkan air dari total 150 KK. Sementara di RT 03/RW 09 terdapat sekitar 50 KK dari total 200 KK.

Kebutuhan juga tercatat di RT 02/RW 11 sebanyak sekitar 80 KK dan RT 03/RW 11 sekitar 30 KK. Secara keseluruhan, sekitar 200 KK membutuhkan dukungan air bersih.

Dalam penyaluran kali ini, air sebanyak 10.000 liter didistribusikan ke tandon BPBD yang telah tersedia di lokasi. Total terdapat tujuh unit tandon BPBD berkapasitas masing-masing 1.200 liter yang ditempatkan di sejumlah titik.

“Distribusi ini dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama musim kemarau,” ujar Naringga.

BPBD Jember merekomendasikan distribusi air bersih sebanyak 10.000 liter setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung. Penanganan lanjutan juga akan diteruskan kepada dinas terkait.

Kegiatan berakhir sekitar pukul 21.00 WIB. Selama pelaksanaan, kondisi di lokasi aman, lancar, dan kondusif.

Penyaluran air bersih tersebut merupakan tindak lanjut permohonan Kelurahan Baratan serta bagian dari penanganan berdasarkan SK Bupati Jember Nomor 100.3.3.2/206/1.12/2026 tentang Status Siaga Darurat Bencana Kekeringan, Kebakaran Hutan dan Lahan Kabupaten Jember Tahun 2026.(tgh)

Galeri Foto