logo ppid jember kim
Oleh : Badan Penanggulangan Bencana Daerah

Kekeringan Melanda Gumuksari Jember, BPBD Kembali Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

  • 19 Oktober 2026
  • Dibaca 232 Kali
Bagikan Via:
kekeringan-melanda-gumuksari-jember-bpbd-kembali-salurkan-5000-liter-air-bersih-20261019

Kekeringan Melanda Gumuksari Jember, BPBD Kembali Salurkan 5.000 Liter Air Bersih

JEMBER, 19 OKTOBER 2026 – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di RT 01 RW 06 Dusun Kasengan, Desa Gumuksari, Kecamatan Kalisat, Minggu, 18 Oktober 2026.

Distribusi tersebut merupakan penyaluran air bersih untuk kedua kalinya di wilayah tersebut. Sebanyak 5.000 liter air bersih disalurkan dan ditempatkan pada sejumlah tandon yang telah tersedia untuk memenuhi kebutuhan warga.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Jember berangkat menuju lokasi sekitar pukul 18.00 WIB dan tiba sekitar pukul 18.30 WIB. Kegiatan distribusi kemudian dilanjutkan dengan edukasi kepada masyarakat mengenai pemanfaatan air secara bijak selama kondisi kekeringan.

TRC BPBD menyelesaikan seluruh rangkaian kegiatan sekitar pukul 19.30 WIB.

Anggota TRC BPBD Kabupaten Jember, Parmuji, mengatakan distribusi air bersih dilakukan berdasarkan laporan masyarakat serta hasil asesmen yang telah dilakukan sebelumnya.

“Berdasarkan hasil asesmen pada 12 Oktober 2026, wilayah tersebut direkomendasikan mendapatkan distribusi air bersih setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter,” kata Parmuji.

Menurut dia, hingga 18 Oktober 2026, total bantuan air bersih yang telah disalurkan ke lokasi tersebut mencapai 10.000 liter.

Selain air bersih, BPBD juga telah memberikan bantuan berupa empat unit tandon untuk membantu warga menampung air yang didistribusikan.

Permohonan bantuan air bersih tersebut sebelumnya disampaikan warga melalui kanal Wadul Gus e dengan nomor laporan Q 2809261728459. Laporan itu diajukan oleh Ummamah Nurul Hati, warga yang berada di lokasi terdampak.

Parmuji menjelaskan, penyaluran air bersih menjadi salah satu langkah penanganan sementara untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama sumber air mengalami keterbatasan akibat kekeringan.

“Untuk sementara, bantuan air bersih akan terus didistribusikan sesuai hasil asesmen dan kebutuhan di lapangan,” ujarnya.

BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilanjutkan setiap empat hari sekali dengan kapasitas 5.000 liter. Langkah tersebut akan dievaluasi berdasarkan perkembangan kondisi di wilayah terdampak.

Selain penanganan darurat, BPBD juga meneruskan informasi kepada organisasi perangkat daerah terkait untuk dilakukan penanganan pascabencana dan upaya lanjutan terhadap persoalan ketersediaan air di wilayah tersebut.

Dalam kegiatan itu, BPBD Kabupaten Jember berkoordinasi dengan perangkat Desa Gumuksari, RT/RW, serta warga setempat. Seluruh rangkaian distribusi berjalan lancar tanpa kendala.

BPBD menegaskan koordinasi lintas unsur dan pemantauan kondisi warga tetap dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat terdampak kekeringan dapat terpenuhi. (tgh)

Galeri Foto