Kekeringan Melanda Silo, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air untuk 85 KK
- 25 Agustus 2026
- Dibaca 1 Kali
Bagikan Via:
Kekeringan Melanda Silo, BPBD Jember Distribusikan 5.000 Liter Air untuk 85 KK
JEMBER, 25 Agustus 2026 — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jember kembali menyalurkan bantuan air bersih kepada warga terdampak kekeringan. Kali ini, sebanyak 5.000 liter air didistribusikan ke Dusun Baban Timur, Desa Mulyorejo, Kecamatan Silo, Selasa,25 Agustus 2026.
Distribusi air bersih tersebut merupakan bantuan ke-12 sebagai respons terhadap dampak musim kemarau yang menyebabkan warga kesulitan memperoleh air untuk kebutuhan sehari-hari.
Tim Pusdalops BPBD Kabupaten Jember, Firman Arifianto, mengatakan, kekeringan di wilayah tersebut telah dirasakan warga sejak Juli 2026. Kondisi itu semakin menyulitkan karena wilayah RT 01 dan RT 02 RW 07 belum memiliki jaringan pipanisasi.
“Warga mengandalkan sumur untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Namun, sumur warga dengan kedalaman sekitar 15 meter saat ini sudah mengering,” kata Firman.
Menurut dia, warga yang membutuhkan air bersih bahkan harus menempuh jarak sekitar tiga kilometer menuju sungai terdekat. Kondisi tersebut membuat distribusi air bersih menjadi kebutuhan mendesak selama musim kemarau.
Berdasarkan hasil asesmen Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD pada 1 Agustus 2026, terdapat 85 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan. Rinciannya, 45 KK berada di RT 01 RW 07 dan 40 KK di RT 02 RW 07.
Air bersih disalurkan melalui lima titik tandon yang ditempatkan di lokasi strategis. Dua tandon melayani warga RT 01, masing-masing untuk 25 KK dan 20 KK. Sementara tiga tandon lainnya berada di RT 02 dan melayani 15 KK, 15 KK, serta 10 KK.
Firman menjelaskan, tim BPBD berangkat menuju lokasi sekitar pukul 13.00 WIB dan tiba pada pukul 15.00 WIB. Setelah itu, petugas langsung mendistribusikan air bersih ke tandon yang telah disiapkan BPBD bersama masyarakat. Kegiatan selesai sekitar pukul 17.30 WIB.
“Total bantuan air bersih yang telah terdistribusi hingga 25 Agustus 2026 mencapai 60.000 liter,” ujarnya.
Selain air bersih, BPBD juga menyediakan empat tandon berkapasitas 1.200 liter dan satu tandon lama berkapasitas 2.200 liter. Sebanyak 20 jeriken bantuan dari BPBD Provinsi Jawa Timur turut disalurkan kepada warga.
BPBD merekomendasikan distribusi air bersih dilakukan secara berkala dengan kapasitas 5.000 liter setiap dua hari sekali selama kondisi kekeringan masih berlangsung.
Dalam kegiatan tersebut, BPBD Kabupaten Jember turut melibatkan Destana, perangkat RT/RW, dan warga setempat. Petugas juga memberikan imbauan kepada masyarakat agar menggunakan air secara hemat dan menjaga kebersihan tempat penampungan air.(tgh)