logo ppid jember kim
Oleh : Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan

Kelompok Wanita Tani Mawar Putih Jenggawah Kembangkan Olahan Hasil Pertanian Bernilai Ekonomi

  • 08 Mei 2026
  • Dibaca 96 Kali
Bagikan Via:
kelompok-wanita-tani-mawar-putih-jenggawah-kembangkan-olahan-hasil-pertanian-bernilai-ekonomi-20260509

Kelompok Wanita Tani Mawar Putih Jenggawah Kembangkan Olahan Hasil Pertanian Bernilai Ekonomi

JEMBER, 08 MEI 2026 - Upaya peningkatan nilai tambah hasil pertanian terus diperkuat melalui pemberdayaan kelompok wanita tani di Kabupaten Jember. Salah satunya dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mawar Putih di Desa Jenggawah, Kecamatan Jenggawah, yang berhasil mengembangkan berbagai produk olahan hasil pertanian secara mandiri.

Pada Jumat, 08 Mei 2026, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember melalui staf Bagian Sarana, Prasarana, dan Penyuluh Pertanian melaksanakan pendampingan serta evaluasi pasca pelatihan pengolahan hasil pertanian kepada kelompok tersebut. Kegiatan monitoring lapangan dilakukan oleh Sugeng dan Deni guna memastikan penerapan hasil pelatihan berjalan optimal.

Dalam kegiatan evaluasi tersebut, tim pendamping meninjau langsung proses pengolahan produk yang telah dikembangkan anggota KWT Mawar Putih, di antaranya rempeyek, serundeng, dan keripik pisang. Produk-produk tersebut dinilai memiliki potensi ekonomi karena memanfaatkan bahan baku lokal yang mudah diperoleh di lingkungan sekitar.

Selain meningkatkan keterampilan anggota kelompok, pengolahan hasil pertanian juga menjadi langkah strategis dalam memperpanjang daya simpan produk serta meningkatkan nilai jual komoditas pertanian. Melalui inovasi pengolahan tersebut, hasil panen yang sebelumnya dijual dalam bentuk mentah kini mampu diolah menjadi produk usaha mikro yang lebih kompetitif.

Sugeng dan Deni menyampaikan apresiasinya terhadap semangat dan kemandirian anggota kelompok dalam mengembangkan usaha pengolahan hasil pertanian.

“Kami sangat bangga melihat KWT Mawar Putih di Desa Jenggawah mampu menghasilkan produk olahan secara mandiri seperti rempeyek, serundeng, dan keripik pisang. Ini menunjukkan pelatihan yang diberikan dapat diterapkan dengan baik oleh kelompok,” ujar Sugeng, saat melakukan pendampingan lapangan.

Melalui kegiatan evaluasi dan pendampingan berkelanjutan, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan Kabupaten Jember berharap kemampuan kelompok wanita tani dalam mengembangkan usaha olahan pangan terus meningkat sehingga mampu mendukung penguatan ekonomi keluarga serta pemberdayaan masyarakat perdesaan. (fan)

Galeri Foto