Keluarga Disabilitas di Kesilir Dapat Bantuan, Kecamatan Wuluhan Siapkan Pendataan Administrasi
- 31 Maret 2026
- Dibaca 175 Kali
Bagikan Via:
Keluarga Disabilitas di Kesilir Dapat Bantuan, Kecamatan Wuluhan Siapkan Pendataan Administrasi
JEMBER, 31 MAET 2026 – Pemerintah Kecamatan Wuluhan bergerak cepat menangani keluarga disabilitas di Desa Kesilir dengan menyalurkan bantuan sembako dan layanan pemeriksaan kesehatan, pada Selasa, 26 Maret 2026. Setelah menerima laporan terkait kondisi keluarga yang belum tersentuh bantuan sosial akibat terkendala administrasi kependudukan.
Kegiatan tersebut melibatkan lintas sektor, Puskesmas Wuluhan, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), serta Pemerintah Desa Kesilir. Penanganan diawali dari koordinasi Seksi Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS) Kecamatan Wuluhan bersama TKSK yang menerima laporan dari kerabat Tusiatun.
Dari hasil asesmen di lapangan, keluarga tersebut diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi serta belum memiliki dokumen kependudukan lengkap, seperti kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) dan kartu keluarga (KK). Kondisi tersebut mengakibatkan mereka belum terdaftar sebagai penerima bantuan sosial pemerintah.
Selain itu, Tusiatun memiliki dua anak perempuan, Rusmiati dan Siti Aisyah, yang merupakan penyandang disabilitas. Rusmiati, anak pertama, masih mampu berkomunikasi dan melakukan aktivitas ringan sehari-hari, seperti mencari rumput untuk pakan ternak kambing. Ia juga sesekali mengumpulkan sisa padi di area persawahan warga saat musim panen.
Namun, kondisi kerentanan yang dialami keluarga tersebut menjadi perhatian serius. Berdasarkan keterangan petugas, Rusmiati pernah mengalami dugaan kekerasan seksual saat berada di area persawahan. Menyikapi hal itu, petugas kesehatan memberikan edukasi terkait upaya perlindungan diri secara persuasif dan berkelanjutan.
Petugas Puskesmas Wuluhan juga melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap seluruh anggota keluarga. Ibu Tusiatun yang mengeluhkan gangguan pencernaan mendapatkan penanganan awal serta obat dari petugas.
Camat Wuluhan Hanifah, S.Pt., M.Si., menyatakan bahwa bantuan sembako diberikan sebagai langkah awal penanganan darurat. Pihaknya memastikan akan segera menuntaskan persoalan administrasi kependudukan keluarga tersebut agar dapat mengakses program bantuan pemerintah.
“Untuk sementara kami berikan bantuan kebutuhan dasar. Selanjutnya, kami akan membantu proses penerbitan dokumen kependudukan agar yang bersangkutan dapat terdata dan memperoleh hak atas bantuan sosial,” ujarnya, dikutip Selasa, 31 Maret 2026.
Pemerintah Kecamatan Wuluhan menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pendampingan hingga keluarga tersebut mendapatkan perlindungan sosial secara menyeluruh. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus memastikan tidak ada warga yang terlewat dari layanan dasar pemerintah. (riz)